Selamat

Sabtu, 19 Juni 2021

POLITIK

11 Juni 2021|13:58 WIB

Unhan: Gelar Profesor Kehormatan Megawati Sudah Dikaji Mendalam

Hari ini, Megawati akan dikukuhkan sebagai profesor kehormatan Unhan

Penulis: Gisesya Ranggawari,

Editor: Nofanolo Zagoto

ImagePresiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri berdiri di depan patung Bung Karno di halaman Gedung Lemhanas, Jakarta, Kamis (20/5/2021). ANTARAFOTO/Hafidz Mubarak A

JAKARTA – Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) Universitas Pertahanan (Unhan) pada Jumat 11 Juni 2021. 

Megawati dianggap sebagai tokoh yang memiliki leadership baik dan terbukti bisa mengatasi krisis multi-dimensional pada masa pemerintahannya.

Guru Besar Unhan, Laksamana TNI (Purn), Marsetio memastikan, pemberian gelar ini bukan suatu yang mendadak. Pengukuhan Megawati sebagai Profesor Kehormatan katanya sudah melalui kajian yang mendalam.

"Penetapan ini ada dasarnya. Bukan datang tiba-tiba. Ini apresiasi kepada pejabat atau tokoh nasional yang selama ini memberikan contoh dan dedikasi kepada masyarakat serta bangsa negara," kata Marsetio di kanal YouTube PDI Perjuangan, Jumat (11/6).

Ia menambahkan, pemberian gelar kepada Megawati juga telah sesuai dengan UU nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Selain itu, pemberian kepada pejabat dan tokoh negara yang berprestasi juga memang sudah tradisi dari Unhan.

"Ini memang suatu tradisi di Unhan. Tahun lalu SBY (Susilo Bambang Yudhoyono/Presiden ke-6 RI) juga mendapatkan gelar yang sama, jadi bukan tiba-tiba," jelas dia.

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto juga menilai saat pemerintahan Megawati, Indonesia berhasil menghadapi krisis multidimensi dan bisa bangkit sampai akhirnya mendapat kepercayaan baik dari dalam maupun luar negeri. 

Menurutnya, hal ini ini karena kiprah Megawati selama ini.

Dia menyebut, sejumlah prestasi ini mendorong sejumlah Guru Besar dalam dan Luar Negeri mengusulkan Megawati layak diberi gelar Profesor Kehormatan. Hasto menuturkan kader PDIP bangga atas pencapaian Megawati selama ini.

"Sebelum penganugerahan Profesor Kehormatan ini, Ibu Megawati telah menerima sembilan gelar Doktor Honoris Causa dari dalam dan luar negeri. Atas seluruh penganugerahan ini, PDI Perjuangan bangga dibawah kepemimpinan Beliau," papar dia.

Kepemimpinan Megawati, lanjut dia, dianggap kuat dan penuh tanggung jawab terhadap masa depan bangsa. Karena ia telah mempersiapkan calon pemimpin nasional bagi masa depan dan juga pemimpin di berbagai daerah.

Hasto mengungkapkan, Megawati akan didampingi oleh ketiga anaknya yakni, Mohammad Rizki Pratama, Mohammad Prananda Prabowo dan Puan Maharani dalam menerima penghargaan ini.

"Mas Tatam, Mas Nanan dan Mbak Puan akan menghadiri pengukuhan gelar kepada Ibu Megawati. Mbak Puan juga hadir dalam kapasitas sebagai Ketua DPR RI," imbuh Hasto.

Selain keluarga, acara pengukuhan ini juga akan dihadiri sejumlah pejabat negara, seperti Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto dan sejumlah mantan menteri yang bekerja pada era pemerintahan Megawati.

"Apalagi beberapa dari mereka kini bergelar profesor. Untuk diketahui, Ibu Megawati sampai kini menjalin hubungan baik dengan para menterinya," ucap dia.

Rencananya, pengukuhan Megawati sebagai Profesor Kehormatan akan dilakukan pada siang ini setelah pembacaan Surat Keputusan Mendikbudristek yang dilanjutkan dengan pembacaan riwayat hidup Megawati Soekarnoputri. Kemudian, pemutaran video profil secara singkat Ketua Umum PDIP itu.

"Ibu Megawati juga akan menyampaikan orasi ilmiah sebelum dikukuhkan sebagai Profesor Kehormatan di UNHAN," tutur Hasto.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA