Selamat

Jumat, 24 September 2021

14 September 2021|17:19 WIB

Politisi PPP Ingatkan Etika Saat Bermedsos

Jangan pula takut bermedsos

Penulis: Gisesya Ranggawari,

Editor: Leo Wisnu Susapto

ImageIlustrasi pemanfaatan media sosial. Ist

JAKARTA – Anggota Komisi I DPR, Muhammad Iqbal, mengingatkan masyarakat khususnya pengguna media sosial (medsos) agar menggunakan medsos secara bijak terlebih saat menyampaikan kritik. Ia tidak menampik kritik bisa dilakukan lewat medsos, tapi mesti berada dalam koridor kesopanan.

"Boleh kritik lewat medsos, baik kritik pemerintah atau DPR, saya jamin itu boleh. Tapi harus yang konstruktif dan membangun, jangan memaki. Itu kan tidak sopan," ujar Iqbal dalam webinar di kanal YouTube Ditjen IKP Kemenkominfo, Selasa (14/9).

Ia menambahkan, dalam setiap kritik yang membangun juga diperlukan dasar-dasar dan latar belakang yang matang. Selain itu, diperlukan juga saran dan solusi dalam setiap kritik demi membangun iklim komunikasi demokrasi yang baik.

"Jadi jangan membuat konten kebencian, provokasi atau kemarahan saja. Itu yang tidak boleh. Harus ada solusinya juga," imbuh Politisi PPP ini.

Meski demikian, Iqbal menekankan pada pengguna medsos tidak perlu takut dalam menggunakan medsos. Ia mengajak para pengguna medsos agar mulai menyiarkan konten-konten positif dan kreatif.

Menurut pengamatan Iqbal, sejauh ini memang umumnya masyarakat di Tanah Air belum menggunakan medsos dengan bijak. Agar, tidak mudah termakan berita bohong atau hoaks yang beredar di medsos.

"Saya katakan kita tidak perlu takut dalam menggunakan medsos selama kita bisa menggunakan dengan bijak. Kita harus kreatif karena di medsos juga bisa menghasilkan cuan jika berhasil membuat konten yang bermanfaat," papar dia.

Per 31 Juli 2021 Kemenkominfo mencatat setidaknya terdapat kasus 8.814 hoaks umum, 1.859 hoaks mengenai covid-19, 295 kasus hoaks vaksin covid-19 dan 42 hoaks pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

"Banyak yang masih salah mengartikan medsos itu sendiri. Maka harus bijak dalam ber-medsos, jangan langsung percaya dengan setiap informasi yang ada," tutur Iqbal.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER