Selamat

Sabtu, 16 Oktober 2021

14 Oktober 2021|09:33 WIB

PKP Siap Tampung Eks Pegawai KPK

Ketimbang buat partai politik baru

Penulis: Gisesya Ranggawari,

Editor: Leo Wisnu Susapto

ImagePegawai yang tidak lolos tes wawasan kebangsaan hari terakhir bekerja di Gedung Merah Putih KPK. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

JAKARTA – Sekretaris Jenderal, Partai Keadilan dan Persatuan (PKP), Said Salahudin menyambut baik rencana eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ingin mendirikan partai baru. Ia menilai, memberantas korupsi memang bisa melalui partai politik (parpol).

Namun, mendirikan sebuah parpol baru perlu melewati beberapa persyaratan yang panjang. Misalnya sejumlah persyaratan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia serta verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU).     

"Nah, semua proses itu tidak bisa dilakukan dengan cepat. Padahal, agenda pemberantasan korupsi tidak bisa menunggu waktu. Kalau mau lebih cepat, PKP bersedia menyiapkan karpet merah untuk mereka," papar Said dalam keterangan tertulis, Rabu (13/10) malam.

Said mengatakan, di samping keinginan untuk membentuk partai baru, para eks pegawai KPK ini juga perlu menyiapkan opsi lain, misalnya bergabung dengan partai politik yang sudah siap mengikuti Pemilu 2024, salah satunya PKP.

"Kalau berkenan, PKP bersedia menerima para pejuang anti-rasuah tersebut bergabung bersama kami. Sebab PKP adalah Rumah Besar Para Pejuang," jelas Said.

Ia memastikan, agenda perjuangan PKP memiliki kesamaan dengan para eks pegawai KPK. Hal ini terbukti dari pernyataan Ketua Umum PKP, Yussuf Solichien yang akan menembak mati para koruptor jika tidak melanggar hukum.  

Jadi, dengan bergabung bersama PKP, diharapkan bisa memperkuat dan mempercepat agenda pemberantasan korupsi bersama. Karena, Said menyebut, PKP adalah partai politik yang tidak main-main dalam upaya pemberantasan korupsi. 

"Nah, kalau tawaran ini dianggap baik, PKP akan menyiapkan tambur dan rebana untuk menyambut teman-teman eks pegawai KPK dengan ucapan ‘ahlan wa sahlan’," tutur dia.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA