Selamat

Rabu, 1 Februari 2023

NASIONAL

26 Januari 2023

10:00 WIB

Pakar Usul Ganti Konsep 4 Sehat 5 Sempurna

Pakar gizi IPB nilai B2SA lebih tepat untuk ganti konsep 4 sehat 5 sempurna.

Editor: Leo Wisnu Susapto

Pakar Usul Ganti Konsep 4 Sehat 5 Sempurna
Ilustrasi. Juri menilai hasil masakan peserta pada lomba masak kreasi pangan lokal beragam, bergizi, seimbang, dan aman (B2SA) khas Kalteng, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Antara Foto/Makna Zaezar

JAKARTA - Guru Besar Pangan dan Gizi di Institut Pertanian Bogor (IPB) Ali Khomsan menganjurkan masyarakat untuk menerapkan konsep Pangan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA). Hal ini dinilai lebih tepat diterapkan untuk saat ini untuk pemenuhan gizi seseorang, menggantikan konsep 4 sehat 5 sempurna 

“Karena, kebutuhan gizi tiap individu berbeda-beda dan tidak dapat disamaratakan,” terang dia dalam keterangan tertulis memperingati Hari Gizi Nasional, Rabu (25/1) .

Menurut Ali Khomsan, dengan menerapkan B2SA, kekurangan zat gizi dari satu jenis makanan akan dilengkapi dengan zat gizi dari makanan lain.

Ali Khomsan menambahkan, manusia membutuhkan aneka ragam pangan. Baik sumber karbohidrat, protein, maupun vitamin dan mineral. 

“Jika dikonsumsi dapat memenuhi kecukupan gizi yang dianjurkan. Sambil waspada akan cemaran bahan berbahaya yang merugikan kesehatan,” tambah dia.

Pakar ini sampaikan, masalah gizi masih sering menjadi salah satu isu yang dihadapi oleh negara-negara yang sedang berkembang, termasuk Indonesia. 

“Banyak sekali permasalahan gizi yang terjadi di sekitar kita, seperti stunting, obesitas, dan bertubuh kurus (wasting), dan permasalahan lainnya,” papar dia.

Dia menguraikan, gizi merupakan salah satu komponen penting bagi tumbuh kembang manusia. 

Terutama, lanjut dia, pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Yaitu, masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. 

Menurut Khomsan, 1.000 HPK Ini merupakan kesempatan emas untuk menciptakan generasi berkualitas yang bebas dari stunting dan masalah gizi lainnya. 

Pencegahan masalah gizi harus dilakukan sedini mungkin, salah satunya dengan mengonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang, lanjut dia.

Dia menguraikan, pedoman konsep B2SA, pertama beragam. Asupan gizi berasal dari beragam jenis makanan, baik hewani maupun nabati, sebagai sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral.

Lalu, bergizi adalah makanan yang mengandung zat gizi makro dan mikro yang dibutuhkan oleh tubuh. Selanjutnya, seimbang. Yakni, konsumsi makanan secara cukup sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. Serta, tetap memperhatikan proporsinya sesuai dengan Isi Piringku.

Berikutnya, aman. Makanan harus bebas dari cemaran fisik, kimia, dan mikrobiologi. Proses pengolahan dan penyimpanan makanan harus dilakukan dengan baik.


KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER