Selamat

Sabtu, 19 Juni 2021

HUKUM

11 Juni 2021|13:19 WIB

Napi Perempuan Denpasar Ramai-ramai Tenggak Disinfektan

Satu orang dinyatakan meninggal dunia

Penulis: Nofanolo Zagoto,

Editor: Nofanolo Zagoto

ImageIlustrasi petugas PMI menyemprotkan cairan disinfektan di lingkungan lapas, beberapa waktu lalu. ANTARAFOTO/Fakhri Hermansyah

DENPASAR - Sebanyak delapan napi Lembaga Pemasyarakatan (LP) Perempuan Kelas IIA Denpasar dilarikan ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar karena meminum cairan disinfektan yang dicampurkan dengan serbuk perasa minuman. Satu orang dinyatakan meninggal dunia.

"Jadi ini kan ada disinfektan untuk protokol kesehatan kami letakkan per kamar untuk rutin disemprot. Nah, disinfektan ini disalahgunakan dan dicampur dengan nutrisari, lalu diminum lah sama mereka," kata Kepala Lapas Kelas IIA Denpasar Lili saat dikonfirmasi di Denpasar, seperti dilansir Antara, Jumat (11/6).

Ia mengatakan, ada delapan warga binaan yang dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar untuk diberikan penanganan lebih lanjut. Namun, satu orang di antaranya dinyatakan telah meninggal dunia.

"Kejadiannya kemarin Kamis (10/06) awalnya ada satu orang WBP ngaku sakit perut sampai muntah-muntah, ngakunya maag tapi akhirnya mengaku kalau minum disinfektan, selanjutnya semuanya akhirnya ngaku," katanya.

Lili mengatakan, awalnya ada empat orang warga binaan dibawa ke RSUP Sanglah, satu orang dinyatakan meninggal dunia, dua orang mendapatkan penanganan cuci darah dan satu lainnya masih rawat jalan.

Sementara pada pagi tadi, Jumat (11/06) menyusul ada empat warga binaan dengan keluhan yang sama dibawa ke RSUP Sanglah.

"Petugas kami langsung mengurus mereka ke rumah sakit, sampai 24 jam menemani mereka sampai sembuh. Satu WBP didampingi satu petugas lapas," katanya.

Sampai saat ini, pihaknya masih melakukan koordinasi serta tindak lanjut dari penemuan warga binaan yang diduga minum disinfektan.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER