Selamat

Sabtu, 19 Juni 2021

POLITIK

11 Juni 2021|18:56 WIB

Megawati Sebut Pemimpin Bukan Sosok Gemar Pencitraan

Mesti turun ke bawah melakukan kerja strategik

Oleh: Leo Wisnu Susapto

ImageKetua Umum PDIP, Megawati Sukarnoputri. Antarafoto

JAKARTA - Presiden Kelima, Megawati Soekarnoputri menyebutkan, pemimpin strategik bukanlah sosok yang suka melakukan pencitraan semata, tetapi harus yang bersedia turun ke bawah dan langsung bersentuhan dengan rakyat kecil.

“Kepemimpinan strategik tidak bisa berdiri atas dasar pencitraan," papar Megawati saat menyampaikan orasi ilmiah pengukuhan gelar Profesor Kehormatan (Guru Besar Tidak Tetap) Ilmu Pertahanan bidang Kepemimpinan Strategik dari Universitas Pertahanan (Unhan), di Kampus Unhan, Sentul, Bogor Jawa Barat, Jumat (11/6) seperti dikutip dari Antara.

Megawati mengutip pernyataan Jim Collins (penulis buku Good to Great), bahwa kepemimpinan strategik merupakan kepemimpinan yang membangun organisasi, yang jauh lebih penting ketimbang sekadar popularitas diri.

Sebaliknya, kepemimpinan strategik memerlukan kerja turun ke bawah, dan langsung bersentuhan dengan rakyat bawah atau wong cilik.

"Sebab ukuran kemajuan suatu bangsa, parameter ideologis justru diambil dari kemampuan negara di dalam mengangkat nasib rakyat yang paling miskin dan terpinggirkan," urai Megawati dalam siaran persnya.

Itulah tanggung jawab etik dan moral terbesar seorang pemimpin, yakni menghadirkan terciptanya keadilan sosial, lanjut dia.

Megawati mengajak kritik dan otokritik dilakukan agar hakekat kepemimpinan strategik bagi bangsa dan negara dipahami esensi dan implementasinya.

"Saya mengajak seluruh elemen bangsa, khususnya para pemimpin di jajaran pemerintahan negara, baik pusat maupun daerah, Pimpinan partai politik, TNI, Polri, dan seluruh aparatur sipil negara untuk mengambil hikmah terbesar tentang makna kepemimpinan strategik yang berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat," kata Ketua Umum PDI Perjuangan ini.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER