Lalin Jakarta Berangsur Normal, Polisi: Mulai Macet Di Mana-mana | Validnews.id

Selamat

Jumat, 26 November 2021

24 November 2021|20:50 WIB

Lalin Jakarta Berangsur Normal, Polisi: Mulai Macet Di Mana-mana

Kebijakan ganjil genap sudah diberlakukan di 13 kawasan di Jakarta

Penulis: James Fernando,

Editor: Nofanolo Zagoto

Lalin Jakarta Berangsur Normal, Polisi: Mulai Macet Di Mana-manaSejumlah kendaraan bermotor melintas di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (16/11/2021). ANTARAFOTO/Reno Esnir

JAKARTA – Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, volume arus lalu lintas (lalin) di wilayah ibu kota berangsur normal layaknya sebelum masa pandemi covid-19. Berdasarkan data yang diterimanya, ada peningkatan volume kendaraan sebanyak 40% dibandingkan saat PPKM level yang lebih tinggi diberlakukan.

Alhasil, titik-titik kemacetan mulai bermunculan. Bahkan beberapa ruas jalan yang macet diperkirakan Sambodo volume kendaraannya naik hingga 80%. Sambodo menduga, penyebabnya adalah pelonggaran sejumlah aktivitas masyarakat. 

Kemacetan di wilayah pinggiran ibu kota terpantau pada pukul 06.00 WIB hingga pukul 06.30 WIB. Sedangkan kemacetan di wilayah Jakarta Pusat terjadi pada pukul 07.00 WIB hingga pukul 09.00 WIB.

Titik kemacetan lainnya terpantau di wilayah Tangerang dan Cengkareng. Di wilayah ini, polisi bersama pemerintah daerah telah menempatkan sejumlah petugas guna mengurai kemacetan.

"Minggu-minggu kemarin itu sekitar 40%, bahkan di beberapa titik sudah 80% kenaikan (saat PPKM level 1.red), sehingga memang Jakarta sudah mulai macet di mana-mana," kata Sambodo, kepada wartawan, Rabu (23/11).

Untuk mengurai kemacetan itu, Kepolisian bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menerapkan kebijakan ganjil-genap kendaraan di sejumlah ruas jalan. Setidaknya, sudah ada 13 kawasan yang sudah diberlakukan ganjil-genap.

"Tentu ini menjadi konsekuensi logis yang tidak bisa kita hindarkan, seiring dengan penurunan PPKM di Jakarta. Kami sudah mulai normal lagi, sehingga terjadi kepadatan," tambah Sambodo. 

Di sisi lain, lokasi pusat perbelanjaan belum menunjukkan peningkatan pengunjung yang berdampak pada kemacetan lalu lintas. Kawasan ini hanya ramai pada akhir pekan saja.

"Kalau jalan-jalan protokol yang banyak pusat bisnis sudah mulai ada peningkatan juga, seperti Sudirman, Thamrin, Kuningan, MT Haryono dan Gatot Subroto," tambah Sambodo.

Saat ini, pihaknya tengah berupaya menyiapkan langkah antisipasi untuk mencegah adanya peningkatan mobilitas di masa libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru. Salah satunya, dengan menerapkan kebijakan crowd free night (CFN) pada sejumlah titik di Ibu Kota saat malam pergantian tahun.

"Kemungkinan kami akan melakukan crowd free night. Artinya, seperti malam tahun baru 2020 ke 2021 nanti pergantian malam tahun baru ke 2021 ke 2022 kami juga melakukan hal yang sama," lanjut Sambodo. 

Pada 2020, CFN diberlakukan pada kawasan Sudirman-Thamrin. Untuk tahun ini, Sambodo mengaku pihaknya masih terus mematangkan kebijakan tersebut. Kemungkinan pihaknya akan menambah titik CFN pada malam tahun baru 2021. 

"Tidak hanya di Sudirman-Thamrin tapi juga ke tempat-tempat yang sering jadi tempat perayaan tahun baru seperti Taman Mini, di Ancol, di lokasi-lokasi yang sering dijadikan pelaksanaan acara tahun baru akan kita lakukan crowd free night," imbuhnya.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA