Selamat

Rabu, 26 Januari 2022

NASIONAL | Validnews.id

NASIONAL

15 Januari 2022

11:44 WIB

KPAI Sarankan Pemprov DKI Untuk PTM 50%

PTM 50% untuk cegah penyebaran covid-19 setelah ada 10 sekolah ditutup karena ditemukan kasus positif.

Penulis: Oktarina Paramitha Sandy,

Editor: Leo Wisnu Susapto

KPAI Sarankan Pemprov DKI Untuk PTM 50%
Ilustrasi siswa SD mengikuti PTM di sekolah. ANTARA FOTO/Teguh Prihatna.

JAKARTA - Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti menyarankan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menerapkan PTM terbatas dengan kapasitas 50% guna cegah penyebaran covid-19.

“Kami sarankan agar pemerintah DKI mempertimbangkan untuk kembali melaksanakan PTM 50%,” ungkap Retno kepada Validnews, Sabtu (15/1).

Retno juga menyarankan tindakan evaluasi pelaksanaan PTM di sekolah yang ada di DKI Jakarta. Apalagi, ada 10 sekolah di Jakarta yang tutup karena ditemukan kasus covid-19.

“Kami prihatin dengan adanya 10 sekolah di DKI Jakarta yang ditutup sementara usai menggelar PTM 100% sejak 3 Januari 2022, meskipun bukan karena varian omicron, namun yang namanya covid-19, tentu tidak bisa disepelekan,” kata dia.

Perlu diingat, bahwa pola penularan dari covid 19 di antaranya adalah kerumunan dan sulit jaga jarak. PTM 100% dengan kapasitas 100% siswa berpotensi karena bersama-sama berada dalam satu ruangan tertutup selama waktu yang cukup lama (sekitar 3-5 jam). Selain itu, anak anak sangat rentan untuk tertular dan menularkan covid-19.

Retno menyebutkan, KPAI telah memprediksi akan ada kluster dari sekolah jika PTM dilaksanakan 100%. Mengingat anak-anak SD belum mendapatkan vaksin lengkap dua dosis serta sulitnya membuat anak-anak mematuhi protokol kesehatan.

“Potensi penularan usai liburan Natal dan tahun baru juga harus menjadi pertimbangan,” ujar Retno.

Dia mendorong pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh, mempelajari pola kerentanan dan asal penularan, sehingga dapat diantisipasi penyebarannya. Sebaiknya Pemprov DKI Jakarta mempertimbangkan untuk PTM 50% dahulu sambil menunggu kondisi lebih aman bagi pelaksanaan PTM.  Hal ini harus dilakukan guna memberikan perlindungan kepada anak-anak dari potensi penularan covid-19.

“Dari pengawasan KPAI ke sekolah-sekolah, jaga jarak sukit sekali di kelas. Antara satu meja dengan meja yang lain berjarak hanya sekitar 50 cm, tak sampai 100 cm atau semeter,” tambah Retno.




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER