Selamat

Kamis, 1 Desember 2022

NASIONAL | Validnews.id

NASIONAL

05 Oktober 2022

20:23 WIB

KPAI Buka Layanan Pengaduan Terkait Tragedi Kanjuruhan

Tragedi Kanjuruhan menyebabkan 131 orang meninggal, termasuk di antaranya 33 anak

Editor: Nofanolo Zagoto

KPAI Buka Layanan Pengaduan Terkait Tragedi Kanjuruhan
Suporter Persebaya menyalakan lilin saat mengikuti doa bersama di Tugu Pahlawan, Surabaya, Senin (3/10/2022). ANTARA FOTO/Didik Suhartono

JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) membuka layanan pengaduan masyarakat melalui Hotline Call Center 021-31901556 bagi korban atau keluarga korban tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

"Dari 42 ribu penonton, yang usia anak kan pasti banyak, jika ada situasi-situasi yang belum terdampingi, masyarakat bisa menghubungi kami," kata Kepala Divisi Pengawasan, Monitoring, dan Evaluasi KPAI Jasra Putra, seperti dilansir Antara, Rabu (5/10).

Jasra menambahkan masyarakat yang ingin mengirimkan dokumentasi dalam bentuk gambar, dokumen, video, dan rekaman suara, bisa melapor melalui aplikasi WhatsApp ke 0811-1772-273.

Nantinya, pihaknya akan melakukan asesmen terhadap keluhan masyarakat yang masuk untuk selanjutnya ditangani oleh KPAI atau dirujuk ke instansi lain. "Nanti kita asesmen, apa KPAI langsung tangani atau kita rujuk ke pemda," katanya.

Selain untuk mendekatkan layanan pengaduan masyarakat, hotline center ini juga untuk mengumpulkan data situasi anak pasca peristiwa, terutama anak-anak yang hadir saat insiden.

"Dengan adanya layanan pengaduan korban peristiwa kerusuhan Kanjuruhan, pihaknya berharap tidak ada satupun korban yang merasa tertinggal atau diabaikan," katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, tragedi di Stadion Kanjuruhan menyebabkan 131 orang meninggal, termasuk di antaranya 33 anak. Selain itu, tercatat 440 orang mengalami luka ringan dan 29 orang luka berat.




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER