Selamat

Rabu, 26 Januari 2022

NASIONAL | Validnews.id

NASIONAL

15 Januari 2022

15:20 WIB

Kapolri Minta Proses Karantina PPLN Di Bali Diperketat

Namun, pengetatan proses karantina tak hanya dilakukan kepada PPLN saja, tapi juga ABK dan wisatawan asing

Penulis: James Fernando,

Editor: Nofanolo Zagoto

Kapolri Minta Proses Karantina PPLN Di Bali Diperketat
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau Pelabuhan Benoa, Bali, Sabtu (15/1/2021). ANTARA/HO-Humas Polri.

BALI – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memerintahkan jajarannya untuk bekerja sama dengan pihak terkait untuk memperketat proses karantina bagi pelaku perjalan luar negeri (PPLN) yang masuk ke Indonesia di Pelabuhan Benoa, Bali. Hal ini disampaikan untuk mencegah masuknya virus covid-19 varian omicron dari luar negeri.

Namun, pengetatan proses karantina itu dimintanya tak hanya dilakukan kepada PPLN saja. Tapi juga kepada Anak Buah Kapal (ABK) dan wisatawan asing yang baru datang dari luar negeri.  

Terlebih, berdasarkan informasi yang diperolehnya, varian omicron ke Indonesia disebabkan oleh penyebaran imported case melalui Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).  

"Baru saja kita melaksanakan pengecekan secara langsung untuk mengetahui bagaimana alur, masuknya ABK. Ada beberapa wisatawan menggunakan yacht masuk lewat Pelabuhan Benoa. Karena memang kita harus betul-betul ketat dalam pengawasan titik-titik yang digunakan untuk pintu masuk PPLN," kata Sigit, dalam keterangannya, Sabtu (15/1).

Dia menjelaskan, sebelum masuk proses karantina, para pendatang dari luar negeri harus menjalani tes swab antigen terlebih dahulu di atas kapal. Setelahnya mereka akan mengikuti tes swab RT-PCR dan pemeriksaan kesehatan di ruang khusus yang disiapkan. Lalu, dibawa ke Rumah Sakit (RS) rujukan ataupun tempat karantina yang telah disiapkan pihak Pemerintah Provinsi Bali.

"Kemudian tadi ada beberapa penyesuaian kita minta untuk pada saat sebelum turun kemudian mengunduh aplikasi Karantina Monitoring Presisi,” ucap Kapolri.

Sigit mengakui proses penegakan protokol kesehatan hingga proses karantina sudah berjalan dengan baik. Meski tetap perlu ada sejumlah penyesuaian ke depannya.

Sigit berharap agar tiap pihak meningkatkan sinergitas. Lalu, memastikan penerapan protokol kesehatan di masyarakat berlangsung dengan pengawasan ketat. 




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER