Selamat

Kamis, 1 Desember 2022

NASIONAL | Validnews.id

NASIONAL

25 November 2022

19:06 WIB

Jawa Timur Kekurangan Puluhan Ribu Dokter

Ada empat FK penugasan untuk dibentuk di provinsi; Bangka Belitung, Sulawesi Barat, Kalimantan Utara dan Kepulauan Riau untuk mencetak dokter baru.

Editor: Rikando Somba

Jawa Timur Kekurangan Puluhan Ribu Dokter
Ilustrasi dokter mengecek kesehatan pasien. Shutterstock/Dok

SURABAYA – Provinsi Jawa Timur masih kekurangan 27.897 dokter. Padahal, dengan jumlah penduduk 41 juta, selayaknya provinsi ini tak hanya punya 13.166 dokter saja. Dirjen Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan, Drg. Aryanti Araya, MKM menyebutkan, perlu penambahan fakultas kedokteran (FK) di universitas-universitas di Jawa Timur, untuk memproduksi dokter-dokter baru.

"Di Jawa Timur yang memiliki jumlah penduduk 41 juta, tetapi jumlah dokternya baru 13.166. Sehingga di Jatim masih kekurangan 27.897 dokter," kata Aryanti Araya saat melakukan visitasi ke Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur, Jumat (25/11).

Aryanti Araya mengatakan, untuk itu sesuai penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Kesehatan dengan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi pada 12 Juli 2022 ada kebijakan peningkatan kuota mahasiswa dokter dan dokter spesialis, memperbanyak dosen dengan Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK), dan menambah rumah sakit pendidikan.

Kini, di Indonesia sudah terdapat 92 Fakultas Kedokteran (FK) di 31 dari 34 provinsi. Namun, keberadaan dokter masih juga belum merata di semua daerah. Sehingga saat ini ada empat FK penugasan untuk dibentuk di provinsi yang belum memiliki FK, yakni di Bangka Belitung, Sulawesi Barat, Kalimantan Utara dan Kepulauan Riau.

"Saat ini juga ada 18 FK pengajuan yang dalam tahap visitasi dan menunggu pencabutan moratorium pendirian FK," ujarnya.

Dari 18 FK tersebut, beberapa di antaranya berasal dari Jawa Timur. Di provinsi ini ada Universitas Negeri Malang, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Uida Gontor, Universitas Bhakti Wiyata, Universitas Darul Ulum, Universitas Negeri Surabaya dan UPN Veteran Jatim.

"Jawa Timur salah satu yang tentunya kota besar yang memang sudah ada beberapa fakultas kedokteran sebelumnya. Untuk membuka fakultas kedokteran sekarang tentunya beberapa hal yang harus kita pertimbangkan bukan hanya sarana," katanya.



Siapkan FK
Terkait pengajuan FK di UPN Veteran Jatim, dikatakan Aryanti, masih menunggu dicabutnya moratorium pendirian FK oleh Mendikbudristek. Namun, pihaknya akan memberkan rekomendasi kesiapan universitas yang mengajukan FK dengan melihat berkas dan visitasi.

"Di UPN Jakarta sudah ada FK dengan akreditasi unggul. Nah untuk itulah kami datang ke sini (UPN Jatim) untuk melakukan visitasi. Visitasi ini akan dilihat sarana prasarana termasuk juga dari sisi kelengkapan SDM," katanya.

Sedang Sekretaris Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Prof. Tjitjik Sri Tjahjandarie, dikutip dari Antara, menambahkan bahwa Kementerian Kesehatan melalui Dirjen Tenaga Kesehatan telah memberikan rekomendasi pembukaan FK baru karena adanya peta kebutuhan SDM tenaga dokter yang masih kurang di Indonesia. Dia menilai isitasi pada perguruan tinggi yang mengajuan FK perlu dilakukan untuk dikatakan layak membuka FK.

"Kami melihat memang fasilitas kemudian SDM di UPN Veteran Jatim sangat berkomitmen untuk dapat menyiapkan dan memenuhi seluruh persyaratan pembukaan FK. Saat ini Kemenkes sudah memberikan rekomendasi pada 13 perguruan tinggi untuk membuka FK, Insya Allah UPN Veteran Jatim segera menjadi yang ke-14," katanya.

Terhadap kesiapan pembukaan FK,  Rektor UPN Veteran Jatim, Prof. Akhmad Fauzi mengungkapkan pihaknya sudah menyiapkan semuanya.   Mulai dari tenaga dosen, sarana prasarana hingga rumah sakit pendidikan diyakini sudah siap.

"Kami rencananya ingin membuka FK dengan dua prodi yaitu Pendidikan Kedokteran sekaligus Profesi Kedokteran. Tenaga dosen sudah kami siapkan dengan keunggulannya masing-masing. Jika izin keluar tahun depan pastinya kami sudah bisa menerima mahasiswa baru," katanya.




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER