Selamat

Rabu, 26 Januari 2022

NASIONAL | Validnews.id

NASIONAL

15 Januari 2022

09:43 WIB

Jakpro Sebut Tugas KAI Tata Kampung Kumuh JIS

Ada kampung kumuh di utara JIS. Jakpro siap bantu KAI untuk menata kawasan tersebut.

Editor: Leo Wisnu Susapto

Jakpro Sebut Tugas KAI Tata Kampung Kumuh JIS
Suasana pencahayaan Jakarta International Stadium (JIS) di Tanjung Priok, Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

JAKARTA – Manajemen PT Jakarta Propertindo (Perseroda) atau Jakpro menyebutkan, penataan kampung kumuh di sisi utara rel kereta yang terletak di bagian utara Jakarta International Stadium (JIS) merupakan kewenangan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atu KAI.

Manajer Proyek JIS dari PT Jakpro, Arry Wibowo menuturkan, BUMD itu telah merapikan kawasan yang merupakan wewenang Jakpro, sehingga kawasan kumuh di sekitar JIS, hanya tersisa di bagian yang merupakan tanggung jawab PT KAI.

"Yang sisi utara, yang saat ini masih ada beberapa (kawasan kumuh) itu, sebenarnya bukan domain Pemprov DKI dalam hal ini Jakpro, melainkan itu wewenang milik PT KAI," ujar Arry di Jakarta, Jumat (14/1).

Terkait dengan kawasan kumuh tersebut, kata Arry, Jakpro terus berkoordinasi dengan PT KAI untuk merapikan kawasan kampung kumuh di bagian utara JIS itu. bahkan, Jakpro juga bersedia membantu melakukan penataan.

"Sebenarnya kita mau mengajak PT KAI untuk bareng-bareng melakukan treatment terhadap warga yang saat ini menempati, khususnya di sisi-sisi rel kereta api," ujar Arry.

Namun, Arry tak menyebutkan secara rinci jumlah kepala keluarga yang tinggal di kampung kumuh itu. Akan tetapi, Pemprov DKI disebut juga sudah turun tangan melakukan pengawasan terhadap masyarakat sekitar yang terdampak pembangunan JIS.

Sebelumnya, pengerjaan JIS saat ini sudah mencapai 93,85%. Proyek pembuatan stadion ini ditargetkan rampung pada bulan Maret 2022 mendatang untuk "grand launching".

Stadion berkapasitas 82 ribu penonton itu kini sudah memasuki pekan ke-123 pelaksanaan konstruksinya.

Rencana pembangunan stadion ini harus melalui perjalanan panjang 11 tahun dan melibatkan lima gubernur. 

Mulai dari era Fauzi Bowo (2007-2012), Joko Widodo (2012-2014), Basuki Tjahaja Purnama (2014-2015), Djarot Saiful Hidayat (2017-2017), hingga Anies Baswedan (2017-2022). 

Menguatnya rencana pembangunan venue yang dulunya sempat dijuluki Stadion BMW ini mulai mengemuka pada tahun 2018. Pemprov DKI Jakarta menugaskan Jakpro selaku BUMD untuk memimpin pembangunan sekaligus pengelolaannya.




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER

Sentuhan Yayan Ruhian di Balik Aksi Laga “Ben & Jody”

KPK Sebut NFT Berpotensi Jadi Tempat Cuci Uang

PLN Jamin Ketersediaan Pasokan Batu Bara PLTU Pada Februari 2022

Kisah Berdirinya Starbucks

YouTube Mulai Tertarik Kembangkan NFT

3 Provinsi Catat Kasus Baru Covid-19 di Atas Seribu Orang

PUPR: Kualitas Infrastruktur Bergantung Pada Kompetensi Insinyur

Minyak Rosemary Untuk Atasi Kerontokan