Selamat

Senin, 8 Agustus 2022

NASIONAL | Validnews.id

NASIONAL

06 Agustus 2022

14:59 WIB

Golkar Tak Minat Tarik Ganjar Buat Capres KIB

Partai Golkar hanya akan mengusung kader internal di Pilpres 2024

Penulis: Gisesya Ranggawari,

Editor: Nofanolo Zagoto

Golkar Tak Minat Tarik Ganjar Buat Capres KIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (tengah). ANTARA FOTO/Idhad Zakaria

JAKARTA - Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily memastikan pihaknya tidak berminat mengusung Gubernur Jawa Tengah (Jateng) sekaligus kader PDIP Ganjar Pranowo sebagai calon presiden (capres) pada pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Ia mengatakan, Golkar tidak mau ikut campur urusan internal PDIP, apalagi menarik kader partai PDIP untuk diusung sebagai capres 2024. Gol

"Kami tidak mau ikut campur urusan internal PDIP, apalagi menarik-narik kader PDIP untuk dicalonkan sebagai capres yang diusung Golkar untuk KIB," kata Ace saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (6/8).

Ia menjelaskan, Partai Golkar hanya akan mengusung kader internal di Pilpres. Menurutnya, sejauh ini tidak ada pembahasan di internal partai untuk menarik kader dari luar untuk maju di 2024.

"Kami mengutamakan kader internal partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). Itu sudah jelas disampaikan para ketum parpol yang tergabung dalam KIB dalam silaturahmi nasional beberapa saat yang lalu," papar Ace.

Kabarnya, Partai Golkar masih akan mempertahankan rencana mencalonkan Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto sebagai capres. Namun, setelah gabung ke KIB tentunya hal itu akan dikomunikasikan kembali bersama PAN dan PPP.

Kendati demikian, Ace meminta publik agar tidak berspekulasi terlalu jauh terkait capres yang akan diusung KIB. Internal KIB, katanya, belum membahas lebih lanjut soal pencapresan secara mendetail.

"Kami belum membahas capres dari KIB kalau secara masing-masing partai mungkin sudah. Tapi kalau bertiga secara bersama belum," imbuh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini.

Senada, Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani menyebut Ganjar memang sangat sulit diusung KIB. Karena Ganjar milik partai lain di luar KIB yaitu merupakan kader PDIP. Ia menilai, jika KIB tetap mengusung Ganjar bisa jadi merupakan tindakan yang tidak etis.

Menurutnya, etika politik di KIB tetap dijaga untuk mengusung capres termasuk tidak melamar Ganjar sebagai kader PDIP. Ia khawatir nantinya hubungan KIB dan PDIP menjadi tidak baik.

“Kita semua sudah tahu bahwa Ganjar ini kan kader partai lain, yaitu kader PDIP. Tidak pas lah, tidak etis juga rasanya mengusung Pak Ganjar, apalagi hubungan kita baik selama ini," ucapnya.

Arsul mengungkapkan, KIB akan mengutamakan kader partai yang ada di internal KIB dari nama-nama potensial PPP, PAN dan Partai Golkar menjadi capres. Sampai saat ini KIB terus beristikharah menggodok capres dan cawapres yang akan diusung.

"Kami bertiga tidak mau terburu-buru. Tapi yang jelas kami mengutamakan internal partai, kita lihat dulu kader-kader seperti apa peluangnya. Dari tiga partai di KIB, tak mesti sebagai ketua umum kami usung, bisa yang lain," tutur Anggota Komisi III DPR RI ini. 

Sebelumnya, beredar kabar bahwa Ganjar akan diusung oleh KIB karena PDIP kekeh akan mengusung Puan Maharani. Namun, PDIP sendiri sampai saat ini belum mengumumkan capres serta kemungkinan koalisi. 




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER