Selamat

Jumat, 24 September 2021

15 September 2021|19:58 WIB

Ganjil-Genap Diberlakukan Di Tiga Tempat Wisata

Anak dengan usia di bawah 12 tahun dilarang untuk memasuki tempat wisata di masa uji coba

Oleh: Faisal Rachman

ImageGerbang Utama Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang sepi pengunjung saat ditutup untuk publik di Jakarta, Kamis (24/6/2021). Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso

JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan aturan ganjil-genap pelat nomor kendaraan di sepanjang jalan, dari dan menuju, tempat wisata yang diizinkan beroperasi saat masa uji coba Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level Tiga. Ketiga tempat wisata tersebut adalah Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Taman Impian Jaya Ancol, dan Setu Babakan.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Nomor 1096 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level Tiga yang dirilis di Jakarta, Rabu (15/9). Dalam keputusan itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta agar aturan ganjil dan genap itu mulai dilakukan pada Jumat mulai pukul 12.00 WIB hingga Minggu pukul 18.00 WIB.
 
Dalam keputusan itu, juga diatur pengelola tiga tempat wisata itu harus mengikuti protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, dan Kementerian Kesehatan RI. Kemudian, jam operasional tiga objek wisata itu hingga pukul 21.00 WIB dan wajib menggunakan aplikasi "PeduliLindungi", untuk melakukan pemeriksaan terhadap semua pengunjung dan pegawai.
 
Sementara itu, anak dengan usia di bawah 12 tahun dilarang untuk memasuki tempat wisata yang dilakukan uji coba itu. Daftar tempat wisata yang mengikuti uji coba ini, ditentukan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.
 
Sebelumnya, Taman Impian Jaya Ancol membuka tempat rekreasi di antaranya Dunia Fantasi (Dufan), kawasan pantai hingga penginapan pada Selasa (14/9). Jam operasional dimulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.
 
Namun pengunjung yang datang hanya untuk masyarakat yang telah menerima minimal vaksinasi covid-19, minimal dosis pertama. Kemudian, di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) uji coba pembukaan tempat wisata dilakukan pada 17 September 2021.
 
Sementara, untuk Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan sudah mendapatkan barcode Peduli Lindungi, sebagai syarat pertama operasional tempat wisata dalam masa PPKM ini. Meski begitu, hingga saat ini belum ada kepastian uji coba dilakukan karena masih dalam tahap persiapan pembukaan.

Petugas menghentikan kendaraan pengunjung yang akan berwisata di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, R abu (23/6/2021). Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk menutup sementara waktu operasional unit usaha rekreasi Taman Impian Jaya Ancol mulai 24 Juni 2021 seiring keputusan Gubernur DKI Jakarta memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro untuk menekan penyebaran covid-19 yang saat ini sedang meningkat. Antara Foto/Indrianto Eko Suwarso  

CHSE
Humas TMII Adi Widodo menuturkan, TMII melakukan pengecekan seluruh sarana dan prasarana yang berkaitan dengan protokol kesehatan (prokes) covid-19 menjelang pembukaan kembali objek wisata tersebut.
 
Ia mengatakan persiapan itu meliputi penambahan berikut perbaikan sarana dan prasarana penunjang protokol kesehatan, sesuai dengan standar CHSE atau "Cleanliness" (Kebersihan), "Health" (Kesehatan), "Safety" (Keamanan), dan "Environment" (Ramah lingkungan) yang ditetapkan Kemenparekraf.
 
"Kami pada prinsipnya sedang mempersiapkan TMII untuk uji coba dibuka kembali dengan standar CHSE. Pada saat ini dilakukan pengecekan sarana dan prasarana kelengkapan prokes untuk perbaikan dan penambahan," kata Adi Widodo di Jakarta, Kamis.
 
Adi menambahkan, nantinya pengunjung yang masuk untuk wisata juga wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi. Sedangkan untuk anak berusia di bawah 12 tahun masih dilarang masuk ke TMII.

Ia memastikan, TMII siap menyambut kembali pengunjung untuk berwisata. Meski demikian, dia mengaku hingga kini belum mengetahui secara pasti tanggal dibukanya kembali TMII untuk wisata.
 
"Itu belum masih menunggu dari Kemenparekraf," ujar Adi Widodo.

 

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER