Selamat

Kamis, 1 Desember 2022

NASIONAL | Validnews.id

NASIONAL

25 November 2022

14:47 WIB

DMI Harap Dai Harus Punya Pengetahuan Luas

Dai harus punya pengetahuan luas agar dapat mendorong kemajuan masyarakat.

Editor: Leo Wisnu Susapto

DMI Harap Dai Harus Punya Pengetahuan Luas
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), Jusuf Kalla. ANTARA.

SIGI - Ketua Umum Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP-DMI) Jusuf Kalla menyebutkan dai/penceramah dan imam masjid harus memiliki pengetahuan yang luas, agar dapat mendorong kemajuan masyarakat.

"Dai dan imam masjid harus memiliki pengetahuan yang luas agar dapat menyampaikan pesan-pesan yang dapat membangun optimisme dan semangat untuk memajukan kehidupan masyarakat," papar JK di Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (25/11) saat ramah tamah dengan peserta pelatihan dai dan imam, serta santri Pondok Pesantren Insan Cita Indonesia.

Jusuf Kalla menilai, dai dan imam yang merupakan tokoh masyarakat di wilayah masing-masing, memiliki kewajiban untuk turut serta memajukan kehidupan masyarakat melalui dakwah.

Oleh karena itu, kata dia, dalam dakwah yang disampaikan oleh dai dan imam di masjid-masjid di wilayahnya masing-masing, tidak hanya menyangkut dengan masalah akidah, masalah ibadah, sejarah, moral dan keagamaan.

Lebih dari itu, menurut dia, dai dan imam juga harus menyampaikan tentang bagaimana mengelola pertanian, peternakan, perikanan, peluang usaha, dari sudut pandang agama, dengan tujuan untuk mendorong masyarakat agar berusaha.

"Sehingga dai dan imam di tengah masyarakat, tidak hanya sekedar menyampaikan tentang akhirat, tetapi juga menyampaikan tentang pesan-pesan memajukan masyarakat," ujar JK.

Dia sampaikan, mengenai muamalah atau hubungan antara dalam kehidupan sosial, harus menjadi fokus dari dai dan imam dalam dakwah, di samping menyampaikan tentang moral, akidah, sejarah dan ibadah.

Saat ini, kata JK, PP DMI sedang membahas dan mengimplementasikan satu program mengenai pengamalan rukun Islam, dengan tujuan untuk membangun kemakmuran bersama berbasis masjid.

"Tidak semua umat Islam dapat mengamalkan atau melaksanakan rukun Islam seperti melaksanakan haji, bagi yang mampu dan berkecukupan dari aspek ekonomi, tentu bisa melaksanakan. Oleh karena itu, DMI melaksanakan program pengamalan rukun Islam yang saat ini sedang dibahas, untuk kemajuan masyarakat," lanjut JK.

JK dalam kunjungan kerjanya di Kota Palu dan Kabupaten Sigi, didampingi langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah DMI Provinsi Sulawesi Tengah, Ahmad M Ali.




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER