Selamat

Rabu, 1 Februari 2023

NASIONAL

26 Januari 2023

15:29 WIB

Bali Segera Terapkan Zona Wajib Kendaraan Listrik

Daerah wisata, seperti ITDC Nusa Dua, Sanur, dan Ubud akan jadi daerah permodelan.

Editor: Rikando Somba

Bali Segera Terapkan Zona Wajib Kendaraan Listrik
Ilustrasi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). ValidNewsID /Fikhri Fathoni

DENPASAR – Daerah-daerah wisata di Bali akan diterapkan menjadi zonasi penggunaan kendaraan listrik. Selain daerah wisata, wilayah Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan, dan Karangasem juga disasar sebagai kabupaten/kota untuk penerapan penggunaan kendaraan listrik. 

Dengan penerapan di wilayah-wilayah padat itu upaya menjadikan Bali paling cepat meminimalkan emisi. Gubernur Bali Wayan Koster menyatakannya, Kamis (26/1). 

Hal ini ada dalam Rencana Aksi Daerah Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Gubernur Koster menegaskan zonasi harus segera dilakukan, dengan daerah wisata sebagai permodelannya.

"Banyak manfaatnya pakai kendaraan listrik dan harus betul-betul masyarakat didorong, dari zonasi misalnya di Nusa Penida, Ubud, Kuta, jadikan zona dan lakukan pendekatan," kata Koster di Denpasar.

Gubernur Koster juga berencana mendorong pemberian insentif bagi pelaku usaha di bidang transportasi listrik karena turut mengampanyekan transisi energi tersebut.

Selain pembentukan zonasi untuk mendukung percepatan penerapan kendaraan listrik di Bali, Koster juga menyarankan pembentukan kerja sama dengan BPD Bali dalam hal pemberian cicilan yang lebih murah dan waktu lebih lama untuk kendaraan listrik.

"Kemudian juga pajaknya lebih ringan. Parkir, kalau kendaraan listrik bisa parkirnya bebas. Jadi hal-hal konkret yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat akan mendorong masyarakat untuk berubah," ujarnya.


140 Ribu Motor Listrik
Di lingkup Pemprov Bali, Koster merencanakan adanya penggunaan kendaraan listrik bagi pegawai sebagai upaya mengajak masyarakat turut terlibat. 

Apabila upaya-upaya tersebut dilakukan, katanya, target Bali nol emisi di 2045 dapat tercapai bahkan pada 2030. Rencana aksi daerah ini telah dilaksanakan Pemprov Bali sejak 2020 bersama World Resources Institute (WRI) Indonesia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali IGW Samsi Gunarta merincikan, beberapa daerah wisata yang dirancang sebagai zona penerapan kendaraan listrik adalah kawasan ITDC Nusa Dua, Sanur, dan Ubud.

"Untuk Nusa Penida akan dimulai dari Nusa Ceningan dan Lembongan, sudah itu Pura Besakih yang memang bukan wisata tapi konsep spiritual yang akan dimulai tahun ini kira-kira April sudah pakai shuttle listrik," kata dia.

Juga, dikutip dari Antara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali menargetkan penggunaan 140 ribu motor listrik pada 2026 sebagai acuan usai diresmikan Rencana Aksi Daerah Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KLBB).

"Terdapat target pengurangan emisi karbon sejumlah 41 ribu ton pada 2026, dengan target penggunaan sepeda motor sebanyak 140 ribu unit dan 5.719 unit mobil listrik serta 50 unit bus listrik," kata Samsi Gunarta.

Dia menjelaskan, target tersebut dihitung dari target nasional untuk emisi. Berdasarkan perhitungan pihaknya, skema moderat dipilih karena dinilai paling optimal. 

Untuk mencapai target tersebut, rencana aksi daerah untuk percepatan kendaraan bermotor listrik berbasis baterai menggunakan lima pilar strategi pokok, yaitu manajemen, infrastruktur, industri, SDM, dan pemasaran komunikasi.

Untuk mencapai target, Samsi mengakui dibutuhkan dukungan seluruh ekosistem, termasuk keaktifan masyarakat dalam menyadari tanggung jawab sosial, ekonomi, dan lingkungan.

Di Bali, terhitung sejak 2019, sebanyak 1.766 motor listrik telah digunakan masyarakat Bali, dengan kurva yang mengalami peningkatan sejak 2021. Untuk mendukung percepatan menuju Bali nol emisi pada 2045, sejumlah aspek pendukung juga telah disiapkan seperti stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).

"SPKLU nanti kita komunikasikan, sekarang sudah banyak terutama G20 kemarin, sudah hampir di tiap daerah ada dengan total 11 titik di luar Denpasar dan di Denpasar ada tiga titik, jadi ada 60 yang sudah disiapkan untuk G20 kemarin," katanya. 


KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER