Selamat

Jumat, 24 September 2021

15 September 2021|19:19 WIB

Aktivitas Warga Bolemo Tetap Normal Usai Gempa

Gempa M5,4 yan terjadi pagi hari waktu setempat dinilai berkekuatan sedang

Penulis: Seruni Rara Jingga,

Editor: Leo Wisnu Susapto

ImageIlustrasi gempa. Ist

JAKARTA – Aktivitas warga Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo tetap normal pascakejadian gempa bumi dengan magnitudo (M) 5,4 yang terjadi sekitar pukul 07.49 WIB, Rabu (15/9).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boalemo telah menerjunkan tim reaksi cepat ke wilayah yang merasakan guncangan gempa. Tim BPBD menelusuri wilayah gempa bumi untuk pengecekan potensi dampak kerusakan. 

Kabid Pencegahan BPBD Kabupaten Boalemo, Lela mengatakan, kejadian ini tidak menyebabkan warga sekitar panik karena gempa dirasakan sedang dan lemah di beberapa lokasi rumah warga. Aktivitas warga tetap normal. Hingga kini, dilaporkan tidak ada dampak korban jiwa.

"Alhamdulillah tidak ada korban terdampak," ujar Lela dalam keterangan pers yang diterima, Rabu (15/9).

Berdasarkan permodelan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa bumi yang berpusat di 85 km barat laut Kabupaten Boalemo itu tidak memicu terjadinya tsunami. 

Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menyebutkan gempa ini dipicu subduksi lempeng laut Sulawesi.

"Gempa bumi M5,4 kedalaman 88 km mekanisme kombinasi geser dan naik (oblique thrust), dipicu subduksi Lempeng Laut Sulawesi," kata Daryono.

Dia menyebutkan gempa bumi dirasakan di seluruh wilayah lengan utara Pulau Sulawesi seperti Boalemo, Gorontalo Utara, Buol, Manado, Bone Bolango, Kota Gorontalo, Toli-toli dan Gorontalo.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan BPBD setempat dan memonitor situasi pascagempa melalui Pusdalops BPBD Kabupaten Boalemo.

"Masyarakat diimbau untuk waspada dan siap siaga terhadap potensi gempa susulan maupun informasi yang salah atau hoaks terkait dengan gempa tersebut," pungkas Muhari.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA