Selamat

Rabu, 20 Oktober 2021

13 Oktober 2021|17:25 WIB

Vaksin Booster CoronaVac Terbukti Efektif

Dosis ketiga CoronaVac secara signifikan tingkatkan perlindungan hingga 80,2%

Penulis: Gemma Fitri Purbaya,

Editor: Satrio Wicaksono

ImagePeserta memperoleh vaksinasi COVID-19 saat peluncuran fasilitas sentra vaksinasi COVID-19 di Rest Area Hutan Bunder, Gunungkidul, D.I Yogyakarta. Antara foto/dok.

JAKARTA – Studi terbaru pada CoronaVac, vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh Sinovac Biotech menunjukkan adanya efektivitas perlindungan dari suntikan booster. Studi yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Chili pada Oktober 2021 menemukan, suntikan booster menggunakan CoronaVac secara signifikan meningkatkan perlindungan terhadap covid-19 hingga 80,2%.

Tidak hanya itu, risiko tidak terjadinya rawat inap pun mengalami peningkatan mencapai 88%. Chili diketahui memang menjadi salah satu negara pertama yang menggunakan pasokan dosis dari Sinovac. Tercatat lebih dari 4,7 juta orang di atas usia 16 tahun dan belum pernah terinfeksi Covid-19 dan menerima dua dosis CoronaVac.

Studi tersebut dilakukan pada 140 ribu dari populasi yang telah melakukan dua dosis vaksinasi CoronaVac. Kemudian, para partisipan dievaluasi selama 14 hari untuk mengetahui efektivitas vaksin terhadap infeksi dan rawat inap akibat covid-19 setelah menerima vaksinasi dosis ketiga. Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan perlindungan dari covid-19.

"Hasil ini mengkonfirmasi bahwa orang yang menerima dosis ketiga CoronaVac dapat terlindungi lebih baik dari infeksi dan risiko rawat inap. Hasil ini seiring dengan studi fase II Sinovac dan studi dunia nyata dari negara dan wilayah lain yang terus menekankan CoronaVac sebagai vaksin yang dapat ditoleransi dengan baik, aman, dan efektif," kata juru bicara Sinovac, Liu Peicheng dalam keterangannya.

Dalam konferensi pers pada 7 Oktober 2021 lalu, Presiden Pinera dari Chili mengatakan bahwa hasil penelitian yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan Chili sangat memberikan harapan dan membuktikan penerapan vaksinasi booster yang efektif. 

Sebelumnya, dari sejumlah studi mengenai dua dosis vaksin CoronaVac di Chili menunjukkan bahwa dua dosis CoronaVac hanya memberikan perlindungan 56% terhadap infeksi.

Pada akhir September 2021, CoronaVac sendiri telah disetujui untuk penggunaan darurat oleh otoritas pengawas obat lokal di hampir 50 negara dan wilayah yang termasuk daftar penggunaan darurat oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan African Regulatory Working Group.

Sejak September 2021, CoronaVac juga telah digunakan untuk vaksinasi anak-anak di Chili, Kamboja, Indonesia, Malaysia, dan beberapa negara lainnya. Total pasokan CoronaVac secara global telah melebihi 2 miliar dosis dan menjadikan Sinovac sebagai pemasok dan pengekspor domestik terbesar vaksin Covid-19 di China.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA