Selamat

Rabu, 23 Juni 2021

GAYA HIDUP

27 Mei 2021|10:40 WIB

Survei: Orang Indonesia Senang Kirim Pulsa Ke Teman Dan Keluarga

Kegiatan saling transfer pulsa antar keluarga dan teman di Indonesia sangat tinggi dengan persentase mencapai 88%.

Penulis: Gemma Fitri Purbaya,

Editor: Yanurisa Ananta

Imageponsel/telepon/30112017

JAKARTA – Survei yang dilakukan platform top-up seluler di Indonesia, Ding, menunjukkan, orang Indonesia senang berkirim pulsa ke teman atau keluarga. Orang Indonesia juga memiliki rasa tanggung jawab membantu teman dan keluarga lebih besar dibanding negara lain, berdasarkan survei yang sama. 

Hal tersebut diketahui berdasarkan sikap pengguna terhadap layanan prabayar, seperti telepon seluler prabayar dan utilitas prabayar.

"Global Prepaid Index Ding telah menemukan bahwa masyarakat memanfaatkan ekonomi prabayar karena pilihan, bukan karena kebutuhan, dan pasar prabayar memikat banyak orang dari semua tingkat pendapatan mereka. Prabayar memberikan fleksibilitas, transparansi yang lebih baik, serta kontrol keuangan yang lebih baik," tutur Founder dan Chief Executive Ding Mark Roden dalam keterangannya, Selasa (25/5).

Survei tersebut melibatkan lebih dari tujuh ribu responden dari Eropa, Amerika Selatan, Amerika Serikat, Timur Tengah, dan Asia, termasuk tiga ribu ekspatriat pekerja yang menggunakan layanan prabayar. 

Dibanding seluruh negara, jumlah orang Indonesia yang mengirim dan menerima pulsa cukup tinggi. Hal itu dirasa sebagai bentuk tanggung jawab mereka terhadap keluarga. 

Sebanyak 43% responden mengaku mengirim pulsa ke kerabat dekat sudah menjadi kewajiban. Sementara 41% lainnya mengaku mengirim pulsa karena penerima sangat membutuhkannya. Selain itu, sekitar 74% orang Indonesia menyatakan pernah mengirim dan menerima pulsa kepada dan atau dari keluarga maupun teman.

Kegiatan saling transfer pulsa antar keluarga ini sangat tinggi dengan persentase mencapai 88%. Mereka pun merasa senang ketika menerima pulsa dan merasa beruntung memiliki seseorang yang dapat membantu dalam hal ini. Hanya sebagian kecil saja yang merasa bersalah karena menerima pulsa dari teman atau keluarga mereka.

"Konektivitas telah menjadi sarana yang tak terpisahkan dalam menjaga kebersamaan keluarga dan orang yang dicintai selama satu tahun terakhir dan diprediksi akan terus berlanjut di tahun 2021 dan seterusnya. Responden Indonesia pun mengungkapkan kalau menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman menjadi aktivitas yang paling mereka nantikan kalau sudah diperbolehkan," tambah Roden. 

Survei tersebut juga menemukan, orang Indonesia menggunakan WhatsApp sebagai alat untuk berkomunikasi dengan persentase 89%. Kemudian, diikuti Facebook dan Instagram. 

Lebih dari 70% orang Indonesia tertarik dengan SuperApp, yakni satu aplikasi yang memiliki berbagai layanan sekaligus. Responden mengaku lebih senang mengirim pulsa melalui SuperApp. Selain itu, SuperApp juga memudahkan penggunanya melakukan berbagai jenis transaksi dalam satu aplikasi.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER