Sirkuit Mandalika Dipoles Lebih Bagus Untuk MotoGP | Validnews.id

Selamat

Jumat, 26 November 2021

22 November 2021|13:00 WIB

Sirkuit Mandalika Dipoles Lebih Bagus Untuk MotoGP

Salah satu hal pembenahan yang akan dilakukan adalah infrastruktur drainase yang tidak mampu menampung air secara optimal saat curah hujan tinggi

Oleh: Faisal Rachman

Sirkuit Mandalika Dipoles Lebih Bagus Untuk MotoGPSejumlah pembalap memacu kecepatannya saat mengikuti balapan kedua World Supersport (WSSP) 2021 di P ertamina Mandalika International Street Circuit, KEK Mandalika, Praya

JAKARTA – Pemerintah memastikan, Pertamina Mandalika International Street Circuit atau Sirkuit Mandalika akan dibuat lebih bagus lagi untuk perhelatan MotoGP Maret 2022 mendatang. 

Pernyataan tersebut diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, saat menghadiri ajang balap Superbike World Championship 2021 (WSBK 2021) yang berlangsung 19-21 November 2021 di Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam kunjungan itu, Luhut didampingi Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi; Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki; Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zulkieflimansyah; dan Kepala Kepolisian Daerah NTB, M. Iqbal.
 
"Ini sirkuit standar kelas dunia, sudah high end-nya dunia. Jadi anak-anak muda patut bangga dengan itu. Kualitas sirkuit ini tentu akan ada sedikit perbaikan. Tadi Pak Gubernur dan Pak Menhub sepakat akan segera diperbaiki, selesai Maret. Bulan Maret akan ada seri MotoGP, yang akan dibuat lebih bagus lagi," kata Luhut seperti dilansir Antara, Senin (22/11).
 
Luhut juga menyebut ajang WSBK 2021 telah memberikan dampak perekonomian yang sangat signifikan bagi NTB. Setidaknya, kata Luhut, tingkat keterisian hotel dan penginapan meningkat, begitu pula layanan akomodasi lainnya.
 
"Pak Gubernur telah melaporkan, di sini tidak ada satupun hotel dan homestay yang kosong, malah harganya naik tiga kali lipat. Sewa mobil juga naik, semua ekonomi menjadi hidup," kata Luhut.
 
Kementerian Perhubungan juga turut mendukung kelancaran penyelenggaraan acara WSBK 2021. Salah satunya, mempersiapkan manajemen rekayasa lalu lintas, agar mobilitas pergerakan orang dan kendaraan pada saat event berlangsung dapat berjalan dengan selamat, aman, nyaman, tertib dan sehat, dengan mengutamakan protokol kesehatan yang ketat.
 
"Kami telah menyediakan shuttle bus yang akan berkeliling di sejumlah titik di area penyelenggaraan acara, untuk digunakan para tim official dan penonton. Jadi dipastikan tidak ada kendaraan pribadi yang melintas di area penyelenggaraaan acara untuk menghindari kepadatan," kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati.
 
Sejumlah sarana transportasi juga disiapkan untuk melancarkan konektivitas dari dan menuju Mandalika. 

Di antaranya, penyediaan transportasi massal bus untuk menghubungkan antara Mandalika, dengan bandara Lombok, dan sejumlah pelabuhan yakni Gilimas, Kayangan, Bangka, dan Mataram, melalui skema Buy The Service (BTS).


Pembalap tim HRC WorldSBK Leon Haslam melaju saat sesi latihan bebas pertama (FP1) di Pertamina Mand alika International Street Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jumat (19/11/2021). ANTARAFOTO/Sigid Kurniawan 

 

Kemudian, pemerintah juga menyiapkan kapal cepat untuk melancarkan konektivitas antara Lombok dengan daerah sekitar seperti Padang Bai, Lembar, Sumbawa, dan Bali. Selain melakukan manajemen rekayasa lalu lintas, sejumlah hal lainnya yang telah disiapkan Kemenhub diantaranya yaitu meningkatkan fasilitas Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid, Lombok.

Selanjutnya, pembangunan Pelabuhan Laut Gilimas, pemberian subsidi operasional angkutan antar moda dari dan ke kawasan wisata Mandalika. Lalu, pembangunan fasilitas pendukung integrasi moda, pembangunan fasilitas perlengkapan jalan, dan peningkatan pelayanan angkutan penyeberangan dari dan ke Pulau Lombok.
 
Di sisi lain, Kementerian Kesehatan mendukung dan memfasilitasi dalam hal pengawasan teknis medis. Termasuk penegakan protokol kesehatan, penyediaan pelayanan medis, penyiapan tim kesehatan, fasilitas rumah sakit serta pengelolaan makanan dan limbah medis dalam ajang ini.
 
Sistem bubble diterapkan selama event berlangsung untuk meminimalisir risiko penularan covid-19 di mana seluruh partisipan yang memasuki KEK harus melakukan scan barcode menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Selain untuk memastikan keamanan bagi seluruh peserta dan 25% kapasitas penonton, juga untuk memudahkan dan mempercepat tim kesehatan melakukan tracking dan tracing apabila ditemukan kasus terkonfirmasi positif covid-19.
 
Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan Prof Abdul Kadir mengatakan saat event berlangsung pihaknya memastikan semua berjalan sesuai protokol kesehatan yang berlaku.
 
"Kami sudah menyiapkan tim kesehatan dari Dinkes Lombok Tengah, rumah sakit, tempat isolasi dan karantina, lab pemeriksa, prosedur penatalaksanaan pasien terkonfirmasi covid-19 serta mitigasi apabila terjadi kerumunan di area sirkuit. Jadi semua sudah siap," jelasnya.

Kalender MotoGP
Sekadar mengingatkan, trek sepanjang 4,3km dan 17 tikungan itu, bakal menjadi sirkuit jalan raya pertama yang masuk kalender MotoGP. Hal ini dipastikan setelah Dorna Sports mengumumkan jadwal provisional musim balapan tahun depan.

Selain mendapat slot pada 20 Maret untuk menggelar Grand Prix Indonesia, Sirkuit Pertamina Mandalika mendapat kehormatan menyambut tim dan pebalap lebih dini di Lombok ketika mereka melakukan tes pramusim pada 11-13 Februari. Kabar ini menjawab antusiasme publik Indonesia yang merupakan salah satu negara yang memiliki basis fan MotoGP terbesar di dunia.

Indonesia sebelumnya berambisi menggelar Grand Prix MotoGP  Oktober tahun lalu, namun terpaksa diundur karena terganjal pandemi covid-19 dan pembangunan sirkuit yang belum tuntas.Setelah managing director Dorna Sports Carlos Ezpeleta dan safety officer FIM menginspeksi Sirkuit Mandalika April tahun lalu, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir resmi memundurkan MotoGP di Mandalika menjadi Maret 2022.

Beberapa bulan berselang, sebagai kado Hari Kemerdekaan RI, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengabarkan proses pengaspalan trek Sirkuit Mandalika telah rampung 100%.  Indonesia semakin percaya diri menuju MotoGP 2022.

"Ini memberi kepercayaan diri bahwa 'Road to MotoGP' berada di jalurnya," kata Direktur Utama MGPA Ricky Baheramsjah.

Pembalap Menikmati
Dengan segala kekurangan minor yang ada di Sirkuit Mandalika, kesan positif diutarakan sejumlah pihak. Pembalap World Superbike Scott Redding mengaku sangat menikmati membalap di Sirkuit Pertamina Mandalika dan puas dapat menghibur para fan Indonesia.

Balapan perdana di Sirkuit Mandalika harus diundur setelah cuaca buruk memaksa panitia menjadwalkan ulang Race 1 ke Minggu pagi diikuti Race 2 pada sore harinya. Namun Tissot Superpole Race sepanjang 10 lap harus ditiadakan.

Pada penampilan pertamanya di Mandalika, pembalap tim Aruba.It Racing-Ducati tersebut tampil agresif di Race 1, merusak ritme para pebalap terdepan ketika berebut posisi pimpinan lomba dengan Jonathan Rea dan juara dunia baru Toprak Razgatlioglu demi satu tempat di podium.

Redding juga memberanikan diri tampil menekan di balapan basah Race 2 yang sempat ditunda satu jam setengah jam, karena hujan deras dan finis lebih baik satu posisi sebagai runner-up di saat Rea tampil dominan meraih kemenangan keduanya di trek Mandalika.

"Saya berada di pitbox dan saya bilang saya tidak ingin tidak membalap, paling tidak mencoba karena ini di pengujung kejuaraan dan untuk semua fan Indonesia. Kita harus mencoba," kata Redding.

"Saya akan mencoba tikungan pertama dan melihat apa yang terjadi dan menyajikan pertunjukan. Saya biasanya konservatif tetapi tidak hari ini, saya banyak menyalip dan menyalip karena saya ingin menghibur. Saya kira Jonathan juga demikian," kata pembalap yang bakal pindah ke tim BMW Motorrad musim depan.


Sejumlah pembalap memutari lintasan sebelum start race 2 WorldSBK seri Indonesia 2021 di Pertamina M andalika International Street Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (21/11/2021). Dalam race 2 tersebut pembalap tim Kawasaki Racing WorldSBK Jonathan Rea keluar sebagai juara pertama diikuti pembalap tim Aruba.it Racing - Ducati Scott Redding kemudian pembalap tim BMW MOTORRAD Michael Van Der Mark. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan 

Redding mengaku terkejut, trek sirkuit Mandalika tetap membuat ban melekat dengan grip yang banyak kendati tergenang air. Itulah mengapa para pembalap mampu tampil kencang di Race 2 yang basah.

"Ketika saya di belakang saya merasa lebih cepat lalu saya menyalipnya. Ketika dia di belakang, dia merasa lebih kencang lalu menyalip lagi, ini aneh," kata mantan pebalap MotoGP itu.

Ia merasa hal itu karena para pembalap beradaptasi di setiap lapnya. “Luar biasa menyelesaikan balapan dengan cara ini di akhir musim. Mungkin salah satu pertarungan terbaik yang pernah saya jalani khususnya di kondisi hujan. Saya sangat senang menjalani balapan ini,” imbuhnya.

“Treknya memiliki grip yang sangat banyak, jadi ini cukup mengasyikkan karena tidak banyak slide jadi Anda bisa tampil menekan sama halnya di kondisi kering. Apabila suhunya lebih rendah saya rasa trek ini memiliki grip yang banyak. Tapi hingga kini, ini balapan yang asyik di Mandalika," kata Redding.

Drainase
Satu hal yang menjadi perhatian Redding adalah perlunya panitia memperbaiki saluran drainase sirkuit karena ketika hujan turun, air tidak cepat terbuang dan sejumlah trek terdapat genangan air.

"Trek ini dibangun dalam waktu yang cukup cepat. Ketika terburu-buru Anda sering membuat kesalahan, itu normal dan tentunya jangan berharap hujan, hujan deras seperti ini," kata dia.

"Drainase salah satu hal yang perlu ditingkatkan. Tapi kita masih belajar karena ketika kita melihat ke sini enam bulan lalu ini belum jadi apa-apa," kata Redding yang menutup musim di peringkat tiga klasemen itu setelah Razgatlioglu merebut titel juara dunia pertamanya mematahkan dominasi enam musim Rea.

Kekurangan soal drainase sendiri diakui Tim Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) yang telah melakukan monitoring dan evaluasi lapangan selama 3 hari penyelenggaraan World Super Bike (WSBK) 2021 di Mandalika. KSP dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu, mengapresiasi kesuksesan WSBK yang digelar meriah dari tanggal 19 hingga 21 November 2021 di Sirkuit Balap Pertamina Mandalika International Street.
 
Namun, menurut KSP, terdapat beberapa catatan yang perlu menjadi perhatian khusus agar Mandalika siap menyambut gelaran MotoGP 2022 yang merupakan ajang balap internasional berskala lima kali lebih besar dari WSBK.
 
"Kami melihat event ini berhasil sesuai target pemerintah, penonton mencapai target 25 ribu orang. Namun untuk event yang lebih besar seperti MotoGP, ada beberapa hal yang perlu diperbaiki. Dengan waktu persiapan yang singkat selama 3 bulan, KSP akan mendukung penuh proses perbaikannya," ujar Tenaga Ahli Utama KSP Albertien Pirade.
 
Albertien menyampaikan, salah satu hal yang perlu mendapatkan perhatian serius adalah infrastruktur drainase yang tidak mampu menampung air secara optimal akibat curah hujan tinggi.
 
“Air menggenang di beberapa titik, namun bukan di lokasi yang vital yang dapat mengganggu jalannya pertandingan,” cetusnya.
 
“Namun, kami melakukan verifikasi lapangan di posko PLN dan melihat sejauh ini PLN sudah menyiapkan pompa menyedot air sehingga asupan listrik tidak akan terganggu," imbuhnya.
 
Menurut laporan dari Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Penyelenggara WSBK dan MotoGP, DORNA Sport, turut mengapresiasi jalur balap dan konfigurasi desain sirkuit Pertamina Mandalika.
 
"Memang ada beberapa catatan dari pihak DORNA, namun itu tidak menjadi masalah karena WSBK merupakan 'test event' untuk MotoGP. Namun DORNA Sport puas dengan sirkuitnya. Bahkan mulai besok MGPA dan DORNA Sport sudah langsung bekerja mempersiapkan penyelenggaraan MotoGP pada bulan Maret 2022," ujar Ricky Baheramsjah.
 
Namun pihak MGPA percaya bahwa dengan dukungan penuh dari pemerintah, maka proses perbaikan dan persiapan MotoGP 2022 akan segera rampung. “Nanti kita akan menyaksikan lagi juara dunia MotoGP diumumkan di Indonesia,” pungkasnya.

 

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA