Selamat

Sabtu, 16 Oktober 2021

14 Oktober 2021|18:59 WIB

Resmi! William Shatner Jadi Manusia Tertua Di Luar Angkasa

Aktor film Star Trek William Shatner akhirnya secara resmi berhasil memecahkan rekor sebagai manusia tertua yang sukses melakukan penerbangan ke luar angkasa

Penulis: Arief Tirtana,

Editor: Rendi Widodo

ImageWilliam Shatner (kedua dari kanan) di dalam kapsul New Shepard NS-18. Dok. Blue Origin

JAKARTA – Setelah sempat tertunda akibat masalah cuaca, aktor film Star Trek William Shatner akhirnya secara resmi berhasil memecahkan rekor sebagai manusia tertua yang sukses melakukan penerbangan ke luar angkasa.

Keberhasilan tersebut diukir William Shatner, yang kini berusia 90 tahun itu, saat dirinya terlibat dalam penerbangan wisata ke luar angkasa menggunakan roket New Shepard milik perusahaan Blue Origin.

William Shatner terbang bersama tiga awak penumpang lainnya. Yakni Chris Boshuizen, salah satu pendiri perusahaan satelit kecil Planet Labs. Glen de Vries, salah satu pendiri perusahaan perangkat lunak Medidata. Dan Audrey Powers, wakil presiden misi dan operasi penerbangan di Blue Origin.

Keempatnya memulai penerbangan ke luar angkasa dari fasilitas peluncuran Blue Origin di Van Horn, Texas pada pukul 09:50 ET, Rabu waktu setempat (13/10).

Dari situ, perlahan roket New Shepard membawa mereka naik ke ketinggian sekitar 66 mil. Mencapai batas terluar bumi, dengan luar angkasa. Merasakan kehilangan gravitasi dalam beberapa menit. Sebelum akhirnya kembali mendarat dengan selamat di Bumi.

Meski hanya beberapa menit berada di luar angkasa, dalam penerbangan yang memakan waktu 10 menit tersebut. William Shatner tak kuasa menahan rasa bahagianya setelah sukses kembali mendarat di bumi.

Di hadapan CEO Blue Origin, Jeff Bezos, pemeran Kapten Kirk di film Star Trek itu bahkan sampai meneteskan air, saat menceritakan pengalamannya selama penerbangan tersebut.

“Apa yang telah Anda berikan kepada saya adalah pengalaman paling mendalam,” kata Shatner kepada Jeff Bezos setelah.

Menurut Willian, dirinya sangat dipenuhi dengan emosi tentang apa yang baru saja terjadi. Sebuah pengalaman luar biasa, yang diharapnya tidak akan pernah berakhir.

Saat itu, William juga menceritakan betapa dirinya tercengang ketika melihat perubahan situasi yang begitu cepat ketika roket New Shepard membawanya meninggalkan Bumi yang terang, menuju luar angkasa yang menghasilkan pemandangan gelap seketika.

Dengan antusias, dirinya bahkan sampai berfikir bahwa saat itu adalah situasi dimana kematian datang dialami oleh manusia.

"Apakah itu kematian?" tukasnya kepada Jeff Bezos.

Perihal rekor sebagai manusia tertua yang berhasil terbang ke luar angkasa. Dalam usia 90 tahun, William Shatner mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh penerbang legendaris Amerika Serikat, Wally Funk. Yang sebelumnya juga terbang ke luar angkasa bersama Blue Origin di tanggal 20 Juli 2021, dalam usia 82 tahun.

Mengenai wisata luar angkasa yang dilakukan Blue Origin dengan roket New Shepard. Penerbangan ini memang tak sepenuhnya membawa penumpangnya menuju ke luar angkasa dan menetap dalam jangka waktu yang lama.

Menggunakan roket suborbital, penumpang hanya diluncurkan menuju ke tepi luar angkasa (menurut Federation Aeronautique Internationale (FAI), batas antara bagian terluar bumi dengan luar angkasa adalah di ketinggian 100 kilometer atau 62 mil).

Sebelum melewati batas tersebut, kapsul yang menjadi tempat penumpang berada, mulai berpisah dari badan roket New Shepard. Sampai kapsul bisa melewati sedikit dari batas tersebut. Agar penumpang bisa melihat situasi di luar angkasa, merasakan kehilangan gravitasi dalam beberapa menit.

Setelah, kedua bagian kendaraan itu (badan roket dan kapsul) jatuh kembali ke Bumi. Kapsul mendarat menggunakan parasut, sementara roket menyalakan kembali mesinnya dan mendarat dalam keadaan tegak.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA