Selamat

Sabtu, 19 Juni 2021

PARIWISATA

02 Juni 2021|14:05 WIB

Pesona Desa Wisata Cibuntu

Tak hanya keindahan alam, Desa Cibuntu juga memiliki nilai sejarah

Penulis: Dwi Herlambang,

Editor: Satrio Wicaksono

ImageDesa Wisata Cibuntu. Sumberfoto: Instagram @pesonacibuntu

JAKARTA – Terletak di kaki Gunung Ceremai, Desa Wisata Cibuntu menawarkan pesona alam nan indah. Luasnya hamparan persawahan serta hutan-hutan bambu, bakal menyejukkan mata setiap wisatawan. 

Tak hanya itu, desa wisata yang berjarak 17 kilometer dari pusat Kota Kuningan, Jawa Barat, juga menawarkan kesegaran lewat Air Terjun Gongseng. Bagi yang ingin bermalam, bisa memanfaatkan camping ground, yang dilengkapi dengan fasilitas toilet yang ramah bagi wisatawan.

Sementara bagi pengunjung yang menyukai sejarah, Cibuntu juga terkenal dengan situs Saurip Kidul, Bujal Dayeuh, dan Hulu Dayeuh. Hal yang di dalamnya terdapat peninggalan berupa arca pada masa Kerajaan Hindu-Budha.

Tak hanya keindahan alam dan sejarah, ternyata kandang-kandang domba milik masyarakat sekitar juga menjadi salah satu spot berwisata. Domba-domba tersebut di tempatkan dalam kandang yang dibuat mirip dengan pemukiman. Dan diberi nama, Kampung Domba. 

Dengan pengelolaan yang apik oleh perangkat dan masyarakat desa, tak salah jika pada tahun 2016 lalu desa tersebut diganjar penghargaan sebagai salah satu dari 5 Desa Terbaik dalam bidang homestay di tingkat ASEAN.

Bupati Kuningan, Acep Purnama menyebutkan, desa yang dikembangkan dengan menerapkan konsep Community Based Tourism (CBT) itu merupakan salah satu dari 25 desa wisata yang ditargetkan untuk dikembangkan oleh pemda.

"Kami memiliki target mengembangkan 25 desa wisata. Tapi saat ini sudah melebihi target menjadi 47 desa wisata. Sesuai dengan visi Jawa Barat juara dan bermuara kepada Indonesia maju," katanya.

Dulunya, Acep menjelaskan, kontur desa tersebut merupakan bekas eksplorasi. Dengan inovasi serta kreativitas masyarakat, berhasil disulap menjadi desa yang memiliki daya tarik untuk dikunjungi.  

"Ditunjang dengan fasilitas yang memadai, ditambah tahun ini akan ada pembangunan fasilitas lainnya, seperti aula, joglo, musala, dan fasilitas sarana dan prasarana lainnya," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno terus mendorong desa-desa wisata di Indonesia untuk terus berpartisipasi dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. 

Keberadaan desa wisata dapat menjadi simbol kebangkitan ekonomi nasional di tengah pandemi, lantaran mampu menggerakkan ekonomi masyarakat secara langsung.

"Untuk itu, kami harapkan masyarakat bisa mendukung dan berpartisipasi pada ADWI 2021, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional khususnya di bidang kepariwisataan dan ekonomi kreatif," kata Sandi.

Anugerah Desa Wisata Indonesia tahun 2021 mengangkat tema Indonesia Bangkit yang diharapkan dapat mendorong semua pelaku wisata dan industri kreatif mampu meningkatkan perekonomian dan kapasitas masyarakat lokal.

ADWI 2021 sendiri merupakan ajang pemberian penghargaan kepada desa-desa wisata di seluruh Indonesia yang memiliki prestasi dengan tujuh kategori penilaian yaitu: Kategori Homestay, Toilet, Suvenir, Desa Digital, CHSE, Konten Kreatif, dan Daya Tarik Wisata.

 

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA