Selamat

Senin, 8 Agustus 2022

KULTURA | Validnews.id

KULTURA

06 Agustus 2022

17:59 WIB

Pandemi Picu Sakit Kepala pada Anak

Pandemi membuat anak stres karena aktivitas sehari-hari mereka jadi terganggu, mulai dari harus menjaga jarak, hingga adanya kecemasan kalau mereka terinfeksi Covid-19.

Penulis: Gemma Fitri Purbaya,

Editor: Rendi Widodo

Pandemi Picu Sakit Kepala pada Anak
Ilustrasi anak sakit. Pixabay/Victoria Borodinova

JAKARTA- Sejak awal pandemi covid-19, banyak anak-anak yang alami sakit kepala dan diperburuk oleh mood yang buruk dan kecemasan. 

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Child Neurology pada 2022 menunjukkan bahwa anak rentan alami sakit kepala karena berkaitan stres, kurangnya aktivitas fisik, dan meningkatnya screen time.
 

 Penelitian tersebut menunjukkan kalau pandemi membuat anak stres karena aktivitas sehari-hari mereka jadi terganggu, mulai dari harus menjaga jarak, hingga adanya kecemasan kalau mereka terinfeksi covid-19. Hal itulah yang berdampak pada kualitas hidup anak dan membuat mereka alami sakit kepala.
 
"Penelitian ini sangat penting bagi saya sebagai dokter anak dan orang tua. Sangat penting untuk memahami bagaimana stres dan perubahan berdampak pada mood dan kesehatan anak," kata salah satu peneliti dari Children's National Hospital Marc DiSabella dilansir dari Eurekalert.
 
 Penelitian tersebut melibatkan 107 anak-anak di Amerika Serikat yang diminta untuk menjawab kuesioner pada musim panas 2020 hingga musim dingin 2021 untuk memeriksa karakteristik sakit kepala yang mereka alami dan faktor gaya hidup sejak awal pandemi. Hasilnya menunjukkan 36% partisipan alami sakit kepala harian sejak awal pandemi.
 
Peneliti juga menemukan kalau 49% partisipan melaporkan sakit kepala yang mereka alami memburuk sejak pandemi dan ini juga dipengaruhi oleh kurangnya aktivitas fisik selama pandemi dan meningkatnya waktu screen time anak-anak selama pandemi. 

Hasilnya, 54% anak mengatakan kalau aktivitas fisik mereka berkurang karena pandemi dan 61% pasien menjawab menggunakan gadget hingga lebih dari enam jam setiap harinya.
 
Meskipun peneliti memberikan catatan bahwa meningkatnya penggunaan gadget pada anak bukan menjadi penyebab sakit kepala, tetapi screen time yang berlebihan dalam waktu lama dapat memicu terjadinya sakit kepala. Begitupun dengan kurangnya aktivitas fisik pada anak.
 
 Walaupun penelitian ini masih terbatas karena jumlah partisipan tidak terlalu banyak dan bersifat observasi, tetapi penelitian ini memberikan pandangan bagaimana pandemi berdampak pada anak-anak yang alami sakit kepala. 

Untuk itu, peneliti menyarankan agar orang tua membicarakan hal tersebut pada anak terkait sakit kepala yang mereka alami, dan bisa meminta bantuan tenaga profesional untuk mengatasi permasalahan tersebut.

 




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER