Selamat

Selasa, 21 September 2021

11 September 2021|09:26 WIB

Menggerakkan Pariwisata Bandung Barat Yang Berkelanjutan

Pengembangan berbagai subsektor pariwisata bisa meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat sekitar

Penulis: Dwi Herlambang,

Editor: Satrio Wicaksono

ImagePekerja membersihkan salah satu wahana di wisata The Lodge Maribaya, Kabupaten Bandung Barat. Jawa Barat. Antara foto/dok

JAKARTA – Sektor kuliner dan seni pertunjukan yang ada di Kabupaten Bandung Barat, diyakini mampu berdaya saing di kancah internasional. Apalagi produk-produk ekonomi kreatif yang dihasilkan, memiliki kualitas yang sangat bagus dan bisa bersaing dengan brand lainnya.

Kabupaten Bandung Barat telah menjadi sentra bagi berbagai macam kuliner, seperti coklat wajit, cokelat kopi, kerupuk gurilem, pia, dan lain-lain. Selain itu, di kabupaten ini juga berkembang seni pertunjukan yang menarik seperti sasapian, tarian jaipongan, dan sebagainya.

Menteri Parekraf, Sandiaga Uno menjelaskan, saat ini masyarakat Kabupaten Bandung Barat banyak melakukan inovasi dalam mengembangkan ekonomi kreatif di wilayahnya. Ia berharap dalam waktu dekat usaha ini akan naik dari skala lokal menjadi regional, meningkat ke nasional dan mencapai puncak kejayaannya di pasar internasional.

Dijelaskan, kabupaten ini memiliki banyak produk ekraf yang berkualitas. Sehingga hadirnya program Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif di Kabupaten Bandung Barat dapat meningkatkan pendapatan pelaku usaha ekonomi kreatif setempat, meningkatnya pendapatan ekonomi daerah, meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk ekonomi kreatif, hingga meningkatkan kreativitas dan inovasi para pelaku ekonomi kreatif.

“Karena kita meyakini bahwa Bandung Barat adalah pusat talenta-talenta terbaik bangsa di bidang ekonomi kreatif. Program KaTa kreatif ini adalah program yang mengharapkan hasil satu yang konkret,” kata Sandi, Jumat (10/9).

Menurut Sandi dengan kondisi pandemi seperti ini masyarakat harus terus menghasilkan produk unggulan. Potensi lokal itu harus ditingkatkan agar bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Ingat, bisnis yang terbaik dimulai saat krisis, di balik kesusahan ada kemudahan.

Lebih lanjut, Sandiaga juga mengapresiasi pemilik brand Eiger yang telah mengembangkan bisnisnya tidak hanya di fesyen, namun juga merambah ke sektor pariwisata di daerah Kabupaten Bandung Barat. Sehingga hal tersebut membantu perekonomian masyarakat.

“Saya mengapresiasi Eiger yang merupakan ikon Indonesia untuk ekonomi kreatif di subsektor fesyen, tapi sekarang setelah sukses dengan Kampung Daun di akhir tahun 90an, kita akan memulai Eiger Adventure Live, sebuah proyek yang mudah-mudahan bisa menggerakan pariwisata baru yang lebih berkualitas dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA