Mengatasi Psikosomatis, Gangguan Fisik Ketika Emosi Meningkat | Validnews.id

Selamat

Sabtu, 27 November 2021

25 November 2021|19:59 WIB

Mengatasi Psikosomatis, Gangguan Fisik Ketika Emosi Meningkat

Ketika pengidap psikosomatis sedang panik, tubuh mereka pun akan ikut merespons dengan berbagai macam bentuk.

Penulis: Chatelia Noer Cholby,

Editor: Rendi Widodo

Mengatasi Psikosomatis, Gangguan Fisik Ketika Emosi MeningkatIlustrasi seseorang panik. Dok. Pexels/Shvets

JAKARTA - Apakah kalian pernah melihat seseorang yang mengeluh sakit kepala atau gangguan pencernaan ketika akan presentasi? Beberapa dari kalian mungkin kerap berpikir bahwa kondisi tersebut hanya sekadar demam panggung saja.

Akan tetapi, ternyata kondisi seperti itu bisa juga terjadi karena seseorang memiliki gangguan psikosomatis. Seperti dilansir dari Cleveland Clinic, istilah psikosomatis adalah gangguan fisik yang disebabkan oleh keadaan emosi berlebihan dan kronis dalam merespons tekanan dari sekitar.

Sebab itu, gangguan psikosomatis ini erat hubungannya dengan pikiran dan tubuh. Ketika pengidap psikosomatis sedang panik, tubuh mereka pun akan ikut merespon juga dengan berbagai macam bentuk.

Gejala Psikosomatis
Biasanya, dikutip dari Health Grades, para pengidap gangguan ini akan mengalami kondisi jantung yang berdebar saat muncul di hadapan orang banyak. Kemudian, mereka juga bisa mengalami sesak nafas akibat stres berbicara di depan publik.

Bukan hanya itu, beberapa dari mereka pun bisa mengalami sakit maag dan kepala. Hal ini dipicu ketegangan untuk berbicara atau melakukan presentasi di depan banyak orang. Hingga kondisi tubuhnya pun ikut bereaksi atas ketegangan tersebut.

Sementara itu, kebanyakan para pengidap gangguan ini masih belum menyadari bahwa dirinya mengalami psikosomatis. Adapun beberapa ciri yang dapat kalian ketahui, misalnya pengidap psikosomatis cenderung merasa khawatir berlebih. Meskipun, keluhan mereka tergolong ringan.

Keluhan itu pun umumnya muncul saat berada di bawah tekanan. Kemudian, bisa juga saat beban dipikiran mulai meningkat. Akibatnya, muncul keluhan fisik dari orang tersebut yang dipicu oleh stress. Akan tetapi, kondisi seperti ini seringkali terjadi secara berulang.

Cara Mengatasi Gangguan Psikosomatis
Meski begitu, gangguan psikosomatis ini dapat diatasi dengan beberapa langkah. Akan tetapi, perlu diingat bahwa kunci mengatasi gangguan tersebut adalah jiwa yang tenang dan sehat. Ingin tahu bagaimana caranya?

Teknik Distraksi
Para penderita psikosomatis dapat melakukan teknik distraksi. Cara tersebut dapat mengalihkan perhatian penderita psikosomatis dari hal-hal pemicu rasa sakit. Hal tersebut juga termasuk saat kalian merasa stress dan mengalami kecemasan.

Hipnoterapi
Selanjutnya, cara yang dapat dilakukan dengan hipnoterapi. Melalui Teknik ini, seseorang yang mengalami psikosomatis akan mendapat rangsangan dari alam bawah sadar. Jadi, mudah diarahkan karena kehilangan kekuatan tubuh untuk bereaksi.

Meditasi
Terakhir, para pengidap gangguan fisik ini juga dapat melakukan meditasi untuk mengatasi psikosomatis tersebut. Lewat cara tersebut, tentu seseorang akan belajar fokus dan mengatur pola pernapasannya. Hal ini tentu akan berdampak pada ketenangan hati dan pikiran seseorang tersebut.

Itulah beberapa informasi sekilas tentang gangguan psikosomatis. Bila memang gejala tersebut terjadi pada kalian atau orang di sekitar, sebaiknya segera hubungi ahlinya. Setelah itu, kalian bisa mengikuti tips-tips di atas tanpa harus melakukan self-diagnosis.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER