Selamat

Kamis, 1 Desember 2022

KULTURA | Validnews.id

KULTURA

05 Oktober 2022

20:11 WIB

Menelaah Mitos Rumput Fatimah Perlancar Persalinan

Banyak dianggap bisa melancarkan persalinan, ternyata rumput fatimah memiliki efek medis yang lebih mencengangkan.

Penulis: Tristania Dyah Astuti,

Editor: Rendi Widodo

Menelaah Mitos Rumput Fatimah Perlancar Persalinan
Ilustrasi ibu hamil. Pixabay

JAKARTA - Rumput fatimah merupakan salah satu tumbuhan herbal yang sejak lama dimanfaatkan sebagai obat tradisional di beberapa negara di Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri rumput fatimah banyak dipercaya dapat memperlancar proses persalinan.

Obat herbal dengan kandungan rumput fatimah ini banyak dijual dalam bentuk kapsul, dan teh, tidak sedikit pula ibu hamil yang akan melahirkan mengonsumsi jamu atau air rendaman rumput fatimah. 

Rumput Fatimah berbentuk seperti tanaman perdu yang kering, namun apabila dimasukkan ke dalam air maka tumbuhan tersebut akan mekar kembali. Biasanya air rendaman ini yang dikonsumsi ibu hamil ketika memasuki trimester 3 kehamilan atau menjelang persalinan.

Akan tetapi, dalam medis rumput fatimah untuk tujuan persalinan dinilai cukup berbahaya bagi ibu dan janin. Beberapa kasus menunjukan ibu hamil yang mengonsumsi rumput fatimah mengalami persalinan prematur, pendarahan hebat, janin stres, cacat janin, penyakit bawaan, bahkan kematian janin.

Mengutip dari Alodokter, mengonsumsi rumput fatimah saat memasuki trimester 3 atau masih jauh dari tanggal perkiraan persalinan dapat meningkatkan risiko bayi lahir prematur. 

Pasalnya rumput fatimah diketahui dapat merangsang peningkatan produktivitas hormon oksitosin, hormon alami yang memicu kontraksi dan mempercepat proses persalinan.

Sementara ketika dikonsumsi saat akan melahirkan, kontraksi yang ditimbulkan kerap tidak teratur dan tidak dapat diperkirakan. 

Hal ini besar kemungkinan menyebabkan janin menjadi stres dan meningkatkan risiko kematian di dalam rahim.

Selain itu, kandungan dalam produk obat herbal rumput fatimah sangat mungkin menyebabkan janin keracunan. Sebab obat herbal yang dijual bebas kerap tidak terjamin keamanan, khasiat, serta mutunya. 

Risiko lainnya yakni perdarahan yang dialami ibu. Kadar senyawa kimia dalam rumput fatimah dapat menyebabkan plasenta lengket di rahim atau dikenal dengan istilah retensi plasenta. 

Akibatnya, ibu bisa mengalami infeksi dan pendarahan. Kondisi ini bisa menghambat aliran oksigen ke janin sehingga menyebabkan keguguran atau kematian. Sebab itu banyak ahli kesehatan menganjurkan ibu hamil tidak mengonsumsi rumput fatimah. 

Jika ingin persalinan mudah dan lancar ibu hamil bisa rutin berolahraga terutama melakukan yoga, mengonsumsi makanan sehat untuk mempercepat datangnya waktu persalinan, atau tingkatkan intensitas berhubungan intim dengan suami.




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER