Selamat

Kamis, 1 Desember 2022

KULTURA | Validnews.id

KULTURA

25 November 2022

21:00 WIB

Mendorong Agenda Berkelanjutan Di Kampung-Kampung Wisata Kota Jogja

Agenda kegiatan berkelanjutan bisa mendorong kunjungan wisatawan ke kampung-kampung wisata di kota jogja.

Editor: Satrio Wicaksono

Mendorong Agenda Berkelanjutan Di Kampung-Kampung Wisata Kota Jogja
Pemandangan Kampung Wisata Taman Sari di Yogyakarta. Shutterstock/Sergii Figurnyi

JAKARTA - Kota Yogyakarta menjadi salah satu magnet wisata di Indonesia. Kearifan lokal yang ada di setiap sudut Kota Gudeg itu menjadi, daya tarik tersendiri bagi orang-orang yang pernah mengunjunginya. Tak sedikit wisatawan yang ingin berkunjung ulang ke sana.

Kota Jogja punya banyak kampung wisata, sebagai pelengkap destinasi utamanya. Dengan keunikannya masing-masing, sayangnya belum semua kampung wisata memiliki agenda kegiatan yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan, sehingga kampung wisata menjadi destinasi unggulan di Yogyakarta.

“Belum semua kampung wisata memiliki agenda kegiatan yang bisa dilaksanakan berkelanjutan. Bisa saja hari ini ada wisatawan yang datang tetapi tidak ada kegiatan apapun, begitu juga sebaliknya,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta, Wahyu Hendratmoko di Yogyakarta, Jumat (25/11), dikutip dari Antara.

Menurut dia, dengan memiliki agenda wisata yang dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan dengan jadwal yang tetap, maka akan memudahkan wisatawan untuk menikmati potensi wisata yang ada di tiap kampung wisata.

Penyusunan agenda tidak perlu dilakukan setiap hari, tetapi setidaknya ada agenda rutin dengan frekuensi yang rutin, sehingga memudahkan wisatawan untuk mengetahui kegiatan di tiap kampung wisata.

“Agenda wisata jangan hanya dilakukan pada saat tertentu saja dengan frekuensi yang tidak tentu. Harapannya, setiap kali wisatawan datang maka mereka bisa menikmati potensi wisata yang disuguhkan. Ada keterikatan antara wisatawan dan kampung wisata,” katanya.

Wahyu tidak memungkiri jika menyusun dan melaksanakan agenda wisata yang sifatnya rutin dan berkelanjutan membutuhkan komitmen dan energi besar dari pengurus kampung wisata.

“Tetapi memang hal ini harus dilakukan supaya keberadaan kampung wisata tersebut mampu memberikan dampak pada masyarakat di kampung tersebut, misalnya untuk perekonomian,” katanya.

Salah satu kampung wisata yang dinilai sudah mampu membuat agenda rutin adalah Kampung Wisata Kali Gajah Wong Giwangan. Kampung tersebut memiliki unggulan berupa Embung Lepen.

“Destinasi di kampung wisata tersebut sudah dikunjungi wisatawan setiap hari dan ada juga kegiatan ekonomi di kawasan tersebut. Kampung wisata ini bisa menjadi contoh bagi kampung wisata lain,” katanya.

Saat ini 18 kampung wisata di Kota Yogyakarta juga sudah menetapkan potensi unggulan masing-masing, baik berupa atraksi budaya, potensi kuliner, fesyen, aktivitas wisata, hingga tempat wisata.

“Kami juga melakukan penguatan kelembagaan seluruh kampung wisata untuk mendukung upaya pengembangan kampung wisata. Perlu ada kolaborasi, interaksi, dan inovasi sehingga potensi wisata yang sudah tercipta bisa dijalankan secara berkelanjutan,” katanya.

Selain itu, Pemkot Yogyakarta juga memberikan dukungan di antaranya pembangunan signage atau penanda dan penambahan street furniture di Kampung Wisata Gedongkiwo.




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER