Lima Poin Penting Untuk Aman Belanja di E-commerce | Validnews.id

Selamat

Jumat, 26 November 2021

23 November 2021|11:27 WIB

Lima Poin Penting Untuk Aman Belanja di E-commerce

Beberapa langkah penting wajib diperhatikan untuk menghindari penipuan yang rentan terjadi ketika kita belanja di e-commerce.

Penulis: Gemma Fitri Purbaya,

Editor: Rendi Widodo

Lima Poin Penting Untuk Aman Belanja di <i>E-commerce</i>Ilustrasi belanja online. Pexels/Negative Space

JAKARTA - Pada masa pandemi seperti ini, masyarakat Indonesia lebih condong melakukan belanja online ketimbang belanja langsung di toko. Tidak hanya mudah, pilihan belanja online pun beragam. Salah satu platform yang digemari untuk melakukan belanja online adalah e-commerce.

Sayangnya, belanja di e-commerce menjadi jenis penipuan yang paling umum dilakukan berdasarkan survei yang dilakukan oleh ESET di Asia Pasifik pada 2021. Meski begitu, bukan berarti belanja di e-commerce tidak aman. Ada sejumlah tips yang bisa dilakukan saat berbelanja di e-commerce agar terhindar dari penipuan online.

Dikutip dari siaran pers yang dirilis oleh ESET beberapa waktu lalu, berikut beberapa tips penting saat berbelanja online yang aman supaya terhindar dari penipuan di e-commerce.

Jangan Tergiur Harga Murah

Jangan mudah tergiur oleh harga murah dari para penjahat dunia maya. Mereka biasanya sering menggunakan diskon besar untuk memikat korban. Sebelum berbelanja, ada baiknya untuk melakukan riset harga terlebih dahulu terkait produk yang mau dibeli dan kemudian bandingkan dengan harga yang ditawarkan.

Semisal, ingin membeli produk iPhone 13 Pro 128 GB yang harga di pasaran masih sekitar Rp14 juta. Anda patut curiga bila ada toko yang menawarkan dengan harga jauh di bawahnya, misalnya Rp5 juta. Selain itu, pembeli juga jangan mudah terbujuk untuk mengeklik informasi promosi tanpa mengetahui asal dan tautan yang dikirim.

Biasakan Baca Informasi Produk

Sebelum membeli, pastikan untuk selalu membaca dengan teliti deskripsi dan spesifikasi produk yang akan dibeli. Sebab, terkadang beberapa penjual tidak mendeskripsikan produk secara rinci. Jangan ragu untuk menanyakan seputar produk pada penjual.

Perhatikan juga ulasan dari pembeli lainnya untuk mengetahui apakah penjual ini terpercaya atau tidak. Ulasan dari pembeli biasanya menjadi salah satu pertimbangan yang penting sebelum berbelanja online.

Hindari Diskusi dan Transaksi di Luar Platform

Jangan pernah menerima tawaran dari penjual untuk berdiskusi atau membicarakan produk di luar fasilitas yang diberikan oleh e-commerce. Hindari juga melakukan transaksi di luar platform atau mengirimkan dana secara langsung ke rekening penjual.

Biasanya, pihak e-commerce sudah mewanti-wanti hal ini pada para penggunanya karena praktik seperti ini rentan menjadi modus penipuan. Pastikan setiap transaksi dilakukan melalui sistem pembayaran resmi e-commerce. Pihak e-commerce juga tidak akan bertanggung jawab pada transaksi yang dilakukan oleh pengguna di luar platform mereka.

Jangan Gunakan Wi-Fi Publik ketika Belanja Online

Penjahat siber dapat dengan mudah mengeksploitasi keamanan Wi-Fi publik yang tidak konsisten atau lemah. Karenanya, hindari menggunakan Wi-Fi publik ketika sedang berbelanja online. Mereka bisa dengan mudah mengarahkan pembeli dan pengguna ke halaman login palsu dan melakukan transaksi di sana.

Selain itu, penjahat siber juga bisa membuat jaringan Wi-Fi berbahaya yang menggunakan nama yang mirip dengan jaringan publik untuk menipu korban agar bisa mengakses langsung ke perangkat dan data sensitif pengguna. Hal ini tentunya sangat berbahaya apalagi mengingat segala transaksi perbankan bisa dilakukan secara online.

Manfaatkan Portal cekrekening.id
Portal ini diresmikan oleh Kemkominfo yang berisikan daftar rekening bank yang digunakan untuk tindak penipuan. Pengguna bisa mengecek rekening bank penjual dengan memasukkan nomor rekening dan nama bank yang bersangkutan. Dengan begitu, pengguna bisa mengetahui apakah rekening bank penjual bermasalah atau tidak.

Bukan itu saja, pengguna juga bisa melaporkan rekening bank yang terindikasi melakukan penipuan di portal itu dengan mengisi formulir dan melampirkan bukti penipuan, seperti bukti transfer dan tangkap layar percakapan dengan penjual. Laporan ini tentunya akan sangat membantu dalam mencegah terjadinya penipuan lain di kemudian hari.

Itulah beberapa tips penting yang bisa diterapkan dalam belanja online di e-commerce agar aman dan terhindar dari penipuan.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA