Selamat

Kamis, 1 Desember 2022

KULTURA | Validnews.id

KULTURA

21 Januari 2022

17:50 WIB

Laksmi Pamuntjak Suarakan Isu Perempuan Dalam Podcast Kitab Kawin

Tak sekedar membahas isi dari kumpulan Kitab Kawin, Podcast Kitab Kawin sebagai media menyuarakan isu-isu perempuan, kekerasan seksual hingga diskriminasi gender.

Penulis: Andesta Herli Wijaya,

Editor: Satrio Wicaksono

Laksmi Pamuntjak Suarakan Isu Perempuan Dalam Podcast Kitab Kawin
Penulis Indonesia, Laksmi Pamuntjak. Dok: Ist/ Gramedia Pustaka Utama/ Laksmi Pamuntjak.

JAKARTA – Penulis Laksmi Pamuntjak memperlebar akses interaksi dengan para pembaca karyanya dengan menghadirkan Podcast Kitab KawinSebuah siniar yang berisi pembacaan karya serta pembicaraan seputar isu-isu yang ada di dalam kumpulan cerpen (kumcer) Kitab Kawin yang terbit pada Maret 2021 lalu.

Podcast ini telah dirilis sejak akhir 2021 lalu oleh Laksmi, berkolaborasi dengan Gramedia Pustaka Utama sebagai penerbit, dan Podluck Podcast. Total ada 12 episode yang dikembangkan dari 6 tema besar yang disiapkan oleh Laksmi Pamuntjak untuk podcast ini.

Setiap tema dibagi menjadi dua episode, di mana bagian pertama berisi pembacaan karya serta pembicaraan seputar proses kreatif di balik penulisan cerpennya. Sementara episode kedua berupa bincang-bincang bersama sejumlah narasumber atau pakar mengenai isu-isu perempuan, sosial dan budaya.

Laksmi mengatakan, kehadiran Podcast Kitab Kawin merupakan upaya untuk memperluas daya jangkau karya-karyanya di tengah masyarakat. Lebih khusus lagi, podcast ini dianggap sebagai media untuk menyuarakan isu-isu perempuan, kekerasan seksual hingga diskriminasi gender, yang merupakan tema-tema besar dalam kumcer Kitab Kawin.

“Podcast ini sebenarnya adalah upaya kecil-kecilan saya untuk memperluas daya jangkau tema-tema penting seperti perempuan dan perjuangan mereka yang ada dalam cerita-cerita pendek dalam buku saya,” ungkap Laksmi dalam sesi press talk yang diselenggarakan secara virtual, Kamis (20/1).

Menurut sang penulis, cerpen-cerpen di dalam Kitab Kawin kesemuanya berangkat dari cerita-cerita di kehidupan nyata, baik yang ia saksikan sendiri, maupun cerita yang ia dengar dari orang lain. Cerita-cerita itulah yang ia olah menjadi fiksi, dengan segala eksperimen sastra di dalamnya.

Namun, Laksmi tak ingin kisah fiksi yang sebenarnya nyata itu menjadi sekadar bacaan yang menguap begitu saja setelah dibaca. Ia ingin kisah fiksi itu terus diperhatikan, dibicarakan dan menjadi perhatian bersama bagi banyak orang di Indonesia, agar isu-isu seputar keadilan untuk perempuan, terus menguat di Indonesia.

“Kita bisa juga berbicara tentang sastra dan story telling, dan bicara tentang isu-isu sosial yang konkret, dan juga bisa memberi platform kepada para pakar, penyintas dan perempuan-perempuan yang ingin berbagi cerita personal untuk turut angkat bicara tentang tema-tema penting itu,” katanya.

Tujuannya, agar kesadaran tentang hak-hak perempuan, ruang aman untuk perempuan, bisa menjadi kesadaran umum di Indonesia. Laksmi menekankan bahwasanya kesadaran itu penting untuk terus dikampanyekan, mengingat saat ini kekerasan seksual, budaya patriarki yang menindas perempuan masih kuat di Indonesia.

Menurutnya, perjuangan untuk mencegah, melaporkan, menindak dan menghukum pelaku di Indonesia masih begitu panjang dan berliku. Karena itulah, kehadiran Kitab Kawin dalam bentuk buku maupun podcast diharapkan bisa turut berperan mendorong perubahan yang diharapkan.

“Ini merupakan sebuah topik yang penting dan makanya, ia harus tidak putus-putus untuk kita bicarakan,” ucap Laksmi.

Kumcer Kitab Kawin bisa dibilang adalah karya yang didedikasikan untuk membicarakan isu-isu perempuan. Di dalam buku ini, Laksmi mengangkat kisah yang beragam, mulai dari perkawinan anak, KDRT, kekerasan seksual, pemerkosaan dan kisah-kisah lainnya yang melibatkan perempuan.

Namun, kumcer tersebut bukan berkisah tentang kesusahan yang dialami perempuan saja. Laksmi dalam karyanya juga membicarakan perihal kemandirian, kerjasama dalam suatu hubungan, dan banyak hal-hal positif lainnya.

Podcast Kitab Kawin bersama Laksmi Pamuntjak mulai disiarkan di Spotify pada 18 November 2021. Pada pekan ini, menurut Podluck Podcast, siniar yang telah memasuki episode ke-7 ini sudah menjangkau ribuan pendengar dari berbagai wilayah Indonesia.




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER

Jangan Minum Teh Saat Makan Besar

Penangkaran 'StAR Project' Kembang Biakkan Hiu Belimbing

Ada 183 Investor Malaysia Berminat Berinvestasi Di IKN

Rambut Rontok Bisa Jadi Indikator Kurangnya Asupan Zat Besi

Pemerintah Relokasi Korban Gempa Cianjur

Bioaqua Buka Delapan Offline Store di Jadetabek

Deretan Aplikasi Dan Gim Terbaik Di Google Play Tahun 2022

Kemensos Tangani Trauma Korban Gempa Cianjur