Selamat

Selasa, 21 September 2021

13 September 2021|20:00 WIB

Lagi, Banyak Band Besar Batalkan Konser Karena Corona

Stone Temple Pilots sedianya akan tampil bersama vokalis baru Jeff Gutt, pengganti Scott Weiland

Penulis: Kevin Sihotang,

Editor: Rikando Somba

ImageBand Stone Temple Pilots dengan vokalis with Jeff Gutt. Twitter/@Shutterstock/dok

JAKARTA – Lagi-lagi, beberapa band terpaksa membatalkan jadwal konsernya karena pandemi virus corona. Beberapa waktu lalu, musisi-musisi besar seperti KISS dan Slipknot juga harus urung melaksanakan konser karena beberapa personil yang terkonfirmasi terjangkit virus dari Wuhan itu. 

Kali ini, ada band rock asal Amerika Serikat, Stone Temple Pilots (STP) yang harus membatalkan serangkaian turnya. Berbarengan dengan STP, ada band rock asal Inggris, Bush, yang juga tidak jadi tampil dalam konser-konser yang sudah dijadwalkan. 

Konser kedua band ini akan tadinya akan dilaksanakan selama 11 hari dan dimulai pada 30 September mendatang, dimulai dari Mesa, Arizona, AS. 

“Kami tidak bisa cukup menekankan betapa memilukannya tidak bisa keluar dan bermain setelah sekian lama, dan setelah semua upaya kami memulai dan berhenti selama satu setengah tahun terakhir,” tulis band Bush dalam pernyataan resmi terkait pembatalan konsernya, dikutip dari Rolling Stone, Senin (13/9). 

“Kami ingin menyampaikan permintaan maaf kami yang terdalam karena ini adalah hal terakhir yang kami inginkan untuk semua penggemar hebat kami, serta teman baik kami di Stone Temple Pilots,” lanjut band tersebut dalam pernyataannya. 

STP juga menuturkan perasaan sedih mereka lantaran tak bisa bertemu dengan para penggemarnya untuk sementara waktu.

“Tentu saja kami sedih dengan berita ini, tetapi ini adalah pertanda saat ini (konser memang harus dihentikan,red.),” tulis STP dalam keterangannya melanjutkan pernyataan Bush. 

Meski demikian, Rolling Stone melansir bahwa sisa tur musim gugur STP dan Bush pada bulan Oktober akan tetap dijalankan sesuai rencana. Hanya satu konser yang dikeluarkan dari jadwal, yakni pada 9 Oktober di Chattanooga, Tennessee, AS. Tur tersebut akan berakhir pada 11 November dengan pertunjukkan penutup di festival Welcome to Rockville yang diadakan di Dakota Beach.

Berganti Vokalis
STP merupakan bagian dari sederetan band rock terkemuka asal negeri Paman Sam. STP dibentuk pada tahun 1989 dengan formasi awal mendiang Scott Weiland pada vokal, Dean DeLeo pada guitar, Robert DeLeo pada bass, dan Erik Kretz pada drum. 

Namun, sang vokalis, Scott Weiland, dikeluarkan dari band pada tahun 2013 karena permasalahan antar personil. Mendiang vokalis Linkin Park, Chester Bennington sempat mengisi kekosongan posisi vokal di STP pada 2013-2015. Pada 2015, Weiland ditemukan meninggal dunia di dalam bus turnya akibat penyalahgunaan narkoba. Sementara Chester ditemukan meninggal bunuh diri pada 2017 lalu.

Weiland sempat merekam enam album bersama STP. Di luar STP, Weiland dikenal sebagai vokalis dua grup rock lain. Pertama, Velvet Revolver yang juga dibentuk oleh mantan gitaris Guns N’ Roses, Slash. Kedua, Art of Anarchy yang juga terdiri dari mantan gitaris GnR yang lain, Ron Thal, pemain bass Disturbed, John Moyer, serta vokalis lain, Scott Stapp yang juga dikenal sebagai vokalis band Creed. 

STP akhirnya membuka audisi vokalis dan mendapatkan Jeff Gutt sebagai penyanyi utama dalam grup, resmi sejak 14 November 2017 lalu. Jeff Gutt merupakan mantan vokalis sebuah band nu metal bernama Dry Cell.

Hingga kini, STP sudah merilis 8 album studio, 3 album kompilasi, dan 34 singles. Album terakhir yang dirilis band pelantun lagu Dead & Bloated ini terakhir merilis album pada 2020 lalu berjudul Perdida yang kurang mendapat perhatian dari para penikmat musik.

Kurang Terkenal
Sementara itu, Bush, merupakan band rock asal Inggris yang justru dianggap banyak orang sebagai band yang kurang terkenal di negerinya sendiri. Band yang beranggotakan Gavin Rossdale pada gitar dan vokal, Chris Traynor pada gitar, Corey Britz pada bass, dan Nik Hughes pada drum ini mendulang sukses sejak tahun 1994, terutama di Amerika Serikat.

Kala itu, mereka baru merilis album debut mereka bertajuk Sixteen Stone yang bahkan diberikan enam kali penghargaan platinum oleh Recording Industry Association of America (RIAA). Bush kemudian menjadi salah satu dari band rock tersukses secara komersial pada tahun 1990-an. Mereka berhasil menjual lebih dari 10 juta kopi album di AS, dan 20 juta kopi secara global.

Bush hingga kini juga sudah merilis album studio dengan jumlah yang sama dengan STP, yakni 8 album, kemudian 2 album kompilasi, dan 29 singles. Album terakhir yang dirilis Bush juga pada tahun 2020 seperti STP, berjudul The Kingdom.  

Lagu-lagu hits Bush meliputi Comedown, Glycerine, Swallowed, dan The Chemicals Between Us

Pembatalan konser band-band besar ini sejatinya menjadi pengingat bagi kita bahwa pandemi virus corona belum berakhir, bahkan di negara maju sekali pun. Kita yang tinggal di Indonesia sebaiknya juga jangan lengah dan terlena dengan menurunnya kasus positif corona beberapa waktu belakangan ini.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER