Kemenparekraf Gandeng Grab Tingkatkan Pariwisata Jawa Tengah | Validnews.id

Selamat

Sabtu, 27 November 2021

28 April 2021|15:34 WIB

Kemenparekraf Gandeng Grab Tingkatkan Pariwisata Jawa Tengah

Kolaborasi keduanya fokus pada peningkatan pariwisata di Kawasan Joglosemar

Penulis: Dwi Herlambang,

Editor: Yanurisa Ananta

Kemenparekraf Gandeng Grab Tingkatkan Pariwisata Jawa TengahPetugas Balai Konservasi Borobudur (BKB) melepas terpaulin penutup Candi Mendut, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (16/4/2021). ANTARAFOTO/Anis Efizudin

JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) melalui Direktorat Komunikasi Pemasaran melakukan kerja sama dengan Grab Indonesia. Kolaborasi ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan dan pengalaman berwisata bersama para pengemudi Grab Indonesia.

Kolaborasi ini mencakup pemberian pelatihan mitra pengemudi dan merchant Grab serta pelaku usaha pariwisata di desa wisata sekitar kawasan Borobudur. Seluruhnya disiapkan untuk menjadi pemandu wisata terlatih yang menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya, menuturkan pengemudi Grab merupakan salah satu garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan wisatawan. Tugasnya melakukan pemasaran dan promosi di Kawasan Joglosemar (Yogyakarta, Solo, dan Semarang).

Ia berharap dengan adanya kolaborasi antara pemerintah dengan pihak swasta seperti Grab Indonesia, akan dapat mempercepat pengembangan sustainable tourism.

"Dengan tingkat kepuasan wisatawan yang baik di seluruh touch point wisata, kita berharap dapat terus meningkatkan nilai tambah dan membentuk quality tourism serta meningkatkan waktu tinggal dan repeater wisatawan,” kata Nia dalam keterangannya Selasa, (Rabu (28/4).

Sementara, Director of West Indonesia Grab Indonesia, Richard Aditya, mengungkapkan kegiatan ini bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya di Jawa Tengah.

“Destinasi wisata saat ini harus memenuhi standar serta menerapkan protokol kesehatan yang berlaku, sehingga wisatawan dapat merasa aman dan nyaman ketika menikmati wisatanya di area Borobudur ini,” ujar Richard.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Sinoeng Noegroho Rachmadi mengapresiasi dukungan yang diberikan Kemenparekraf dan Grab Indonesia terhadap pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Jawa Tengah.

Pada 2020, jumlah wisatawan dalam negeri mengalami penurunan sebesar 60,5%. Sementara wisatawan mancanegara minus 88,6% dibandingkan tahun 2019. Pada Januari 2021, wisatawan domestik yang datang mencapai 1.377.659 orang. Namun pada Februari 2021, turun menjadi 689.104 orang. Sementara, wisatawan mancanegara masih di angka nol.

“Kolaborasi ini diharapkan mampu mengembalikan kepercayaan wisatawan dan menciptakan pengalaman wisata ke Jawa Tengah yang aman serta nyaman di tengah pandemi,” ujarnya.

Layanan transportasi online Grab menyediakan GrabBike dan GrabCar Rental di Kawasan Joglosemar, yang dilengkapi dengan booklet pariwisata. Grab juga menghadirkan informasi paket promo wisata yang menarik dan terjangkau bagi wisatawan yang ingin mengunjungi kawasan Joglosemar. (Dwi Herlambang)

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA