Kaki Sering Bengkak, Awas Penyakit Paru Kronis | Validnews.id

Selamat

Jumat, 26 November 2021

25 November 2021|09:47 WIB

Kaki Sering Bengkak, Awas Penyakit Paru Kronis

Ketika seseorang menderita penyakit paru kronis, sirkulasi darah dan cairan tubuh mulai terpengaruh dan menyebabkan pembekakan.

Oleh: Satrio Wicaksono

Kaki Sering Bengkak, Awas Penyakit Paru KronisIlustrasi kaki. Freepik/dok.

JAKARTA - Kaki bengkak dapat terjadi karena kelebihan berat badan, tidak aktif bergerak, duduk atau berdiri dalam waktu lama, dan lain sebagainya. Pembengkakan kaki juga biasanya terjadi karena penumpukan cairan. 

Kaki bengkak akibat penumpukan cairan ini sering dikaitkan dengan masalah paru, contohnya penyakit paru obstruktif kronis (PPOK). Lalu bagaimana sakit paru bisa menyebabkan kaki bengkak?

Health educator Klikdokter, dr. Sara Elise Wijono menjelaskan, bengkak pada kaki bisa berkaitan dengan masalah paru. Hubungannya dengan aliran balik peredaran darah dari tubuh kembali ke jantung dan paru-paru kurang lancar. 

"Hal ini membuat cairan menumpuk di kaki dan menjadi bengkak," ujarnya, dikutip dari klikdokter, Kamis (25/11).

Melansir Very Well Health, PPOK berisiko membuat penderitanya mengalami pembengkakan kaki. Orang yang menderita PPOK dapat mengalami edema perifer, yaitu pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, dan tungkai. Tentu saja, kondisi kaki bengkak dapat menimbulkan ketidaknyamanan saat beraktivitas. 

Ketika PPOK mulai menyerang paru-paru dan jantung, sirkulasi darah dan cairan tubuh mulai terpengaruh, lalu edema (penumpukan cairan) mulai berkembang. 

Sementara itu, dikutip dari Health Union, kaki bengkak pada penyakit paru obstruktif kronis juga bisa disebabkan oleh hipertensi pulmonal. Hipertensi pulmonal terjadi ketika ada tekanan darah tinggi di pembuluh darah paru-paru. 

Perubahan pada pembuluh darah mempersulit darah untuk melewatinya. Akibatnya, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah melalui pembuluh dan menyebabkan tekanan darah menjadi terlalu tinggi. 

Jika tidak diobati, tekanan darah tinggi dapat menyebabkan masalah serius bagi jantung. Karena sisi kanan jantung bekerja lebih keras, lama-kelamaan bagian ini bisa kelelahan, melemah, dan mengalami pembesaran. 

Seiring waktu, hipertensi pulmonal dapat menyebabkan semacam masalah jantung yang disebut cor pulmonale. Penyakit ini terjadi ketika sisi kanan jantung tidak mampu memompa cukup darah ke paru-paru. Akibatnya, tubuh tidak mampu menyerap oksigen yang cukup untuk paru-paru. 

Pembengkakan kaki pada pasien PPOK biasanya terjadi secara bertahap. Kondisi ini akan semakin terlihat saat duduk atau berjalan. Edema kaki dapat membaik saat mengangkat kaki atau berbaring, sehingga keluhan bisa berkurang di pagi hari ketika bangun tidur. 

Namun demikian, penyebab edema bisa bermacam-macam, bukan hanya disebabkan karena PPOK. Oleh karena itu, perlu dilakukan evaluasi medis untuk mengetahui pasti penyebab kaki bengkak. 

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER