Hong Kong Cyclothon Rilis Rute Baru Ke Jembatan Terpanjang Di Dunia | Validnews.id

Selamat

Jumat, 26 November 2021

23 November 2021|10:29 WIB

Hong Kong Cyclothon Rilis Rute Baru Ke Jembatan Terpanjang Di Dunia

Jembatan terowongan penyeberangan laut terpanjang di dunia yang memiliki jarak 55 km, Hong Kong Cyclothon juga untuk pertama kalinya menghadirkan pengalaman balap sepeda secara virtual.

Penulis: Dwi Herlambang, Arief Tirtana,

Editor: Rendi Widodo

Hong Kong Cyclothon Rilis Rute Baru Ke Jembatan Terpanjang Di DuniaHong Kong Cyclothon. Dok. Discoveryhongkong

JAKARTA - Ajang balap sepeda Hong Kong Cyclothon akan kembali digelar, dengan rute baru melewati jembatan terowongan terpanjang di dunia, Hong Kong–Zhuhai–Makao Bridge (HZMB), pada 16 Januari 2022 mendatang.

Dalam keterangan pers yang diterima Validnews, Direktur Eksekutif Dewan Pariwisata Hong Kong (HKTB), Dane Cheng, mengatakan ajang tahunan yang sudah dihelat sejak tahun 2015 tersebut akan menampilkan dua elemen serba “pertama”.

Selain menjadi acara olahraga pertama yang diadakan di jembatan terowongan penyeberangan laut terpanjang di dunia yang memiliki jarak 55 km, Hong Kong Cyclothon juga untuk pertama kalinya menghadirkan pengalaman balap sepeda secara virtual.

Pengalaman virtual tersebut, membuat pesepeda di seluruh dunia, termasuk di Indoensia, yang tidak dapat mengikuti event secara langsung, tetap bisa merasakan pengalaman bersepeda di atas jembatan yang bukan hanya berada di atas laut, namun juga memiliki rute yang menembus terowongan di bawah laut antara Hong Kong, Zhuhai, dan Makau tersebut.

“Fitur khusus ini adalah uji coba untuk acara antarkota di masa depan di Greater Bay Area, dan mengkonsolidasikan status Hong Kong sebagai ibu kota acara pariwisata internasional. Saya sangat berharap para peserta dari kota dan negara lain akan datang dan bersepeda bersama kami di tahun-tahun mendatang,” kata Dane, Senin (22/11).

Sementara itu, Direktur Eksekutif Sun Hung Kai Properties (SHKP), yang merupakan long-time title dan charity sponsor dari Hong Kong Cyclothon, Adam Kwok, mengatakan bahwa pemindahan lokasi dari Jembatan Tsing Ma ke HZMB ini, tak lepas dari upaya mereka untuk terus membawa peningkatan baru untuk semua orang yang akan berpartisipasi.

"Saya yakin para penggemar sepeda Hong Kong sangat menantikan rute yang luar biasa ini!” tukas Adam Kwok.

Sayangnya, karena pada rute baru ini peserta membutuhkan tingkat keterampilan teknis yang lebih tinggi, tidak semua orang bisa mendaftar untuk ambil bagian secara langsung.

Untuk bisa terpilih ambil bagian, peserta harus setidaknya pernah menyelesaikan balapan sejauh 30 km di Hong Kong Cyclothon antara tahun 2015 dan 2018. Kemudian, kembali mendaftarkan dirinya lewat pendaftaran telah dibuka sejak hari Sabtu lalu (20/11).

Pembatasan peserta juga dilakukan secara ketat oleh HKTB dengan menekankan protokol kesehatan di era pandemi covid-19 saat ini.

Dengan semua peserta (juga penonton) harus sudah divaksinasi penuh setidaknya 14 hari sebelum acara berlangsung (atau sebelum 2 Januari), dan juga memberikan nucleic acid test negatif covid-19 dalam waktu 48 jam sebelum acara.

Balapan juga direncanakan hanya akan diikuti oleh 3.000 peserta. Sehingga jika nantinya jumlah pendaftaran yang diterima melebihi kuota yang direncanakan, peserta akan dipilih dalam sebuah undian yang akan dilakukan kemudian.

Di luar balapan, Adam Kwok juga menekankan bahwa Hong Kong Cyclothon juga akan terus menjunjung tinggi semangat perusahaannya, yakni Sports-for-Charity.

Diantaranya dengan mengalokasikan sebagian dari biaya pendaftaran yang diterima untuk amal. Selain juga mereka akan memberikan sumbangan tambahan sesuai dengan rasio 1:5.  Atau yang berarti untuk setiap HK$100 yang didapatkan dari sumbangkan peserta, Sun Hung Kai Properties (SHKP) akan memberikan HK$500. 

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER