Selamat

Rabu, 20 Oktober 2021

14 Oktober 2021|08:19 WIB

FDA Akhirnya Legalkan Rokok Elektrik Di Amerika Serikat

FDA mengizinkan perangkat rokok elektrik RJR, setelah mereka mengirimkan data ke FDA yang menunjukkan bahwa pemasaran produk ini sesuai dengan peraturan perlindungan kesehatan masyarakat

Penulis: Arief Tirtana,

Editor: Rendi Widodo

ImageIlustrasi vaping. Pixabay/Sarah Johnson

JAKARTA – Untuk pertama kalinya, Food and Drug Administration (FDA) akhirnya mengizinkan sebuah produk rokok elektrik (vaping) untuk dipasarkan secara resmi atau legal di Amerika Serikat.

Rokok elektrik tersebut adalah tiga produk dari RJ Reynolds Vapor Company, di bawah merek Vuse. Dan khusus hanya untuk yang rasa tembakau. Bukan rasa atau aroma lainnya.

Dalam keterangannya, FDA mengizinkan perangkat rokok elektrik RJR, setelah mereka mengirimkan data ke FDA yang menunjukkan bahwa pemasaran produk ini sesuai dengan peraturan perlindungan kesehatan masyarakat.

Di mana perangkat rokok elektrik rasa tembakau dari RJ Reynolds dinilai dapat membantu perokok, untuk mengurangi konsumsi rokok konvensional.

"Data pabrikan menunjukkan bahwa produk rasa tembakaunya dapat bermanfaat bagi perokok dewasa yang kecanduan yang beralih ke produk ini. Baik sepenuhnya atau dengan pengurangan konsumsi rokok yang signifikan. Dengan mengurangi paparan mereka terhadap bahan kimia berbahaya,”kata Mitch Zeller, JD, direktur FDA Pusat Produk Tembakau.

Lebih lanjut Mitch Zeller mengatakan bahwa otorisasi tersebut merupakan langkah penting untuk memastikan semua produk tembakau baru menjalani evaluasi pra-pasar ilmiah FDA yang kuat.

Meski terkait keputusannya kali, pihaknya juga akan tetap waspada, dan terus memantau pemasaran produk yang diizinkan tersebut. Termasuk apakah perusahaan gagal mematuhi persyaratan peraturan nantinya. Atau jika sampai ada bukti kredibel muncul dari penggunaan signifikan oleh individu yang sebelumnya tidak pernah menggunakan produk tembakau, termasuk remaja.

Di Amerika Serikat sendiri. Rokok elektrik selama lebih dari satu dekade telah beredar di pasaran dengan pengawasan atau penelitian pemerintah yang minimal.

Namun, sejak September tahun lalu menghadapi tenggat waktu pengadilan, FDA telah melakukan tinjauan menyeluruh terhadap produk rokok elektrik, untuk menentukan mana yang harus dibiarkan tetap di pasar.

Selama setahun sampai tenggat waktu di September 2021 lalu, FDA mengatakan telah menolak aplikasi lebih dari satu juta rokok elektrik dan produk terkait untuk dipasarkan. Terutama karena potensi mereka untuk menarik minat remaja di bawah umur, dengan berbagai pilihan rasa atau aroma manis seperti buah-buahan atau cokelat.

Tetapi FDA juga diketahui masih belum memutuskan 2% dari aplikasi yang diajukan oleh perusahan rokok elektrik kepada mereka sejauh ini. Itu termasuk aplikasi dari Juul, pemimpin pasar dan perusahaan yang paling banyak dikritik dan disalahkan karena menarik anak-anak dan remaja untuk mengkonsumsi rokok elektrik.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

INFOGRAFIS

TERPOPULER