Debut Julie Estelle Bermain Di Panggung Teater | Validnews.id

Selamat

Sabtu, 27 November 2021

25 November 2021|14:01 WIB

Debut Julie Estelle Bermain Di Panggung Teater

Di "Mereka yang Menunggu di Banda Naira", Julie Estelle akan memainkan peran sebagai Maria Duchtaeau, kekasih Sutan Sjahrir.

Penulis: Gemma Fitri Purbaya,

Editor: Satrio Wicaksono

Debut Julie Estelle Bermain Di Panggung TeaterSalah satu adegan pementasan "Mereka yang Menunggu di Banda Naira". Sumber foto: Titimangsa Foundation

JAKARTA - Julie Estelle menjajal panggung teater untuk pertama kalinya. Ia tampil dalam lakon "Mereka yang Menunggu di Banda Naira", produksi Titimangsa Foundation dan Bakti Budaya Djarum Foundation yang akan dipentaskan hari ini, Kamis (25/11).

Julie yang biasanya tampil di layar lebar mengaku sangat senang diberikan kesempatan untuk ikut serta dalam pementasan ini. Menurutnya, berakting di atas panggung teater sangatlah luar biasa dan memberikan pengalaman yang berbeda.

"Ini merupakan pengalaman yang luar biasa karena penonton yang hadir juga sangat dekat. Tidak ada multimedia juga seperti yang ada pada film, rasanya sangat campur aduk," cerita Julie usai geladi bersih "Mereka yang Menunggu di Banda Naira", di Gedung Kesenian Jakarta, Rabu (23/11).

Aktris kelahiran 1989 itu mengaku deg-degan ketika tampil di atas panggung. Lain halnya dengan produksi film yang bisa melakukan 'cut' jika para pemainnya salah dalam beradegan, teater justru akan tetap melanjutkan pementasan apabila pemainnya melakukan kesalahan.

"Pementasan seperti ini kan one-go, salah ya kita harus move on, enggak ada take ulang. Jadi ini sangat mengajarkan saya untuk lebih fokus dan menenangkan diri," lanjut Julie.

Dalam lakon "Mereka yang Menunggu di Banda Naira", Julie berperan sebagai Maria Duchtaeau, kekasih Sutan Sjahrir. Maria tinggal di Belanda, terpisah dari kekasihnya yang diasingkan di Banda Naira sebagai tahanan politik.

Keduanya saling berkirim surat untuk menyampaikan rasa rindu sambil mencari cara agar Maria bisa datang ke Banda Naira dan tinggal bersama Sjahrir. Pementasan tersebut menggambarkan Sjahrir yang menantikan kedatangan Maria, sambil terus melakukan perjuangan di bidang sosial dan pendidikan bersama tiga tokoh pergerakan Indonesia lainnya. Yaitu Mohammad Hatta, dr. Tjipto Mangoenkoesoemo, dan Iwa Koesoema.

"Mereka yang Menunggu di Banda Naira" akan dipentaskan hari ini,Kamis (25/11) di Gedung Kesenian Jakarta secara offline dengan pengunjung yang terbatas. Nantinya, pementasan ini juga akan ditayangkan secara virtual mulai Jumat (17/12) di kanal YouTube IndonesiaKaya hingga enam bulan ke depan.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA