Selamat

Minggu, 25 Juli 2021

TEKNO

22 Juli 2021|17:14 WIB

Clubhouse Tinggalkan Sistem Undangan

Sekitar 10 juta orang saat ini berada dalam daftar tunggu.

Penulis: Arief Tirtana,

Editor: Satrio Wicaksono

ImageLogo baru Clubhouse. Sumber foto: Twitter/@Clubhouse

JAKARTA – Sempat menjadi salah satu media sosial paling digemari di awal pandemi, aplikasi sosial obrolan audio (audio chat) Clubhouse kini melakukan beberapa perubahan besar. Clubhouse mengubah secara signifikan sistem aplikasi sehingga semua orang bisa masuk mendaftar, membuat, atau sekadar mendengarkan obrolan audio, tanpa perlu menunggu undangan orang lain.

Co-founder Clubhouse Paul Davison dan Rohan Seth mengumumkan, sekitar 10 juta orang saat ini berada dalam daftar tunggu. Dan seiring dengan beralihnya dari versi Beta, Clubhouse akan membangun tempat baru yang lebih manusiawi di internet. 

Setiap orang dapat mampir untuk berbicara, bersenang-senang, berbagi momen bermakna, memperdalam persahabatan, hang out, dan belajar.

"Kami senang mengatakan Clubhouse sekarang keluar dari versi beta, terbuka untuk semua orang, dan siap untuk memulai bab berikutnya," ungkap keduanya dalam halaman resmi Clubhouse.

Selain itu, Clubhouse kini resmi memiliki logo sendiri setelah sebelumnya hanya menampilkan foto orang di tampilan aplikasinya. Logo baru Clubhouse kini hadir dalam wujud tangan yang terbuka lebar seakan sedang melambai, dengan aksen tiga garis di sisi kirinya. Terdapat pula tulisan besar "Clubhouse" yang tampil dominan di sisi kanan tangan.

Dalam rilis resminya Kamis (22/7), Clubhouse menyebut, perilisan logo ini bersamaan dengan hadirnya website baru dan juga ikon baru aplikasi, yaitu seorang pebinis dunia hiburan Amerika Serikat, Justin “Meezy” Williams.

"Setelah 16 bulan, perusahaan merasa harus memiliki logo juga, jadi kami akhirnya membuat logo, bersama dengan situs web baru yang dirancang Molly dan Aaron minggu lalu. Sekaligus memperkenalkan Justin “Meezy” Williams yang mewakili komunitas Clubhouse sebagai ikon aplikasi baru kami," tulis Clubhouse dalam rilis resminya.

Dua perubahan signifikan Clubhouse ini semakin melengkapi perkembangan mereka, setelah seminggu lalu menghadirkan fitur baru Direct Message (DM) yang disebut "Backchannel".

Kini dengan sederet perubahan tersebut, tim yang semakin berkembang dari 8 orang menjadi 58 orang, dan jumlah rooms (obrolan) yang telah menyentuh angka setengah juta per harinya, Clubhouse menunjukkan semakin siap kembali bersaing dengan produk aplikasi audio conference lainnya yang semakin banyak di pasaran, seperti salah satunya Twitter Spaces.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER