Selamat

Minggu, 25 Juli 2021

GAYA HIDUP

22 Juli 2021|18:18 WIB

Ciri-ciri Negging, Menjatuhkan Pasangan Lewat Pujian

Negging seringkali dilakukan untuk menghilangkan kepercayaan diri seseorang maupun pasangan

Penulis: Gemma Fitri Purbaya,

Editor: Satrio Wicaksono

ImageIlustrasi pasangan. Pixabay/dok

JAKARTA – Saat ini ada banyak istilah kencan yang beredar di masyarakat. Mulai dari ghosting, love bombing, zombieing, cloaking, dan masing banyak lain. Salah satu istilah kencan yang baru adalah negging

Dikutip dari Glamour, negging merupakan istilah yang digunakan ketika menyinggung seseorang yang disamarkan sebagai pujian. Negging sering kali dilakukan dengan tujuan untuk menghilangkan kepercayaan diri seseorang. 

Negging cukup berbahaya, karena bisa melukai perasaan orang lain. Teknik manipulasi ini menjadi populer berkat tayangan reality show Love Island, di mana salah satu konsisten melakukan hal tersebut.

 Menurut dating coach, Christine Baumgartner, negging dilakukan oleh orang yang merasa insecure pada diri mereka sendiri. Sehingga untuk membuat orang lain tertarik, mereka harus menjatuhkan seseorang terlebih dahulu.

"Mereka juga merasa tidak cukup baik pada diri mereka sendiri. Jadi mereka harus menghina orang lain terlebih dahulu agar bisa merasa lebih baik tentang diri mereka," ujar Baumgartner dikutip dari Bustle.

Bedakan pula candaan dengan negging. Bercanda adalah ketika Anda melontarkan suatu perkataan, orang lain biasanya akan merasa senang dan tidak jarang tertawa. Seperti, candaan tentang tinggi pasangan atau menertawakan tingkah konyol pasangan. 

Sementara negging, perkataan tersebut membuat seseorang kehilangan rasa percaya dirinya atau merasa dihakimi. Semisal, mengatakan kepada pasangan kalau seharusnya bersyukur mendapatkan Anda, karena tidak ada orang lain yang mau dengan pasangan Anda.

Ada beberapa ciri yang bisa dibaca kalau pasangan sedang melakukan negging. Dikutip dari beberapa sumber, berikut ciri-cirinya.

Pujian Membuat Tidak Nyaman
Beberapa pujian umumnya bisa membuat seseorang merasa senang. Sebaliknya, jika pasangan sedang memuji namun Anda merasa tidak nyaman, bisa jadi ia sedang negging. 

Untuk mengetahui pasangan negging atau tidak bukan dilihat dari seberapa tulus ia tersenyum atau ketika mengatakannya. Tetapi bisa dilihat dari arti sesungguhnya pujian yang pasangan lontarkan. Sebab tujuannya bukan untuk menyanjung, melainkan menjatuhkan Anda.

Membandingkan Dengan Orang Lain
Salah satu tanda lainnya adalah ketika mereka senang membanding-bandingkan Anda dengan orang lain. Dikutip dari Marriage, yang paling terlihat adalah saat pasangan mengatakan kalau Anda tidak bisa menjadi sebaik mereks, meskipun Anda sudah berusaha keras.

Alasannya, mereka tidak ingin Anda menjadi lebih baik, karena mereka sadar tidak mampu sebaik Anda. Untuk itu, mereka menurunkan kepercayaan diri Anda dengan negging.

Playing Victim
Salah satu kebiasaan pasangan yang negging adalah membuat diri mereka seolah-olah adalah korban atau playing victim. Beberapa di antaranya akan menyalahkan Anda karena protes pada perilakunya. 

Selain itu, pasangan juga akan membuat skenario yang menguntungkan mereka, seperti mengatakan kalau Anda menolak untuk menghormati opini atau komentar mereka. 

Tidak jarang juga, pasangan yang negging akan mengatakan kalau Anda orang yang berlebihan, karena selalu mengartikan setiap perkataan mereka. Yang sering ditemukan pula, biasanya mereka akan mengatakan kalau perilaku negging yang mereka lakukan adalah sebuah candaan.

Selalu Memberikan Kritik
Pasangan yang negging umumnya akan memberikan saran dan masukan dengan tujuan agar Anda bisa lebih baik. Padahal sebenarnya, mereka tidak suka dengan hal-hal yang Anda sukai dan hanya tertarik dengan progres yang Anda lakukan. 

Pasangan juga tidak memberikan solusi yang dibutuhkan. Hal ini agar Anda bisa berkembang. Mereka hanya ingin Anda merasa kesulitan sehingga bisa merasa lebih baik.

Ketika pasangan menunjukkan perilaku tersebut, langkah terbaik adalah mengatakan langsung mengenai hal itu. Jika pasangan berniat untuk memperbaikinya, Anda bisa memberikan pasangan kesempatan. 

Namun jika pasangan tidak peduli dan merasa tidak mau disalahkan, ada baiknya untuk mencari pasangan yang lain sebelum perilaku manipulatif mereka semakin menjadi-jadi.

 

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA