Selamat

Senin, 8 Agustus 2022

KULTURA | Validnews.id

KULTURA

06 Agustus 2022

16:34 WIB

“Batgirl” Batal, Penggemar Minta “Suicide Squad: Ayer’s Cut” Dirilis

Warner Bros. Discovery secara resmi mengumumkan pembatalan penayangan film “Batgirl” di platform HBO Max. Padahal, film itu nyaris selesai diproduksi.

Penulis: Kevin Sihotang,

Editor: Satrio Wicaksono

“Batgirl” Batal, Penggemar Minta “Suicide Squad: Ayer’s Cut” Dirilis
Para super hero di film Suicide Squad. Sumber/Warner Bros

JAKARTA – Warner Bros. Discovery secara resmi mengumumkan pembatalan penayangan film “Batgirl” di platform HBO Max. Padahal, film itu sudah nyaris selesai diproduksi dengan biaya mencapai US$90 juta. Strategi keuangan dan bisnis yang baru dari WB Discovery disinyalir menjadi alasan di balik pembatalan itu. 

Penggemar pun bertanya-tanya akan seperti apa masa depan film-film DC Extended Universe atau DCEU, dan apa dampaknya bagi DCEU setelah "Batgirl" gagal tampil di dalam jagat atau universe itu. Selain itu, muncul kekhawatiran bahwa WB Discovery akan melakukan reboot untuk jagat DCEU. 

Bila hal itu terjadi, tentu film-film pionir DCEU yang sudah dibangun oleh sutradara Zack Snyder akan nampak sia-sia. Namun, bisa saja bila aktor Ben Affleck dipanggil kembali untuk memerankan Batman. Semua hal bisa terjadi, namun satu hal yang pasti, penggemar sudah terlanjur kecewa dengan pembatalan film “Batgirl”.

Suicide Squad Versi David Ayer
Selagi penggemar menunggu ketidakpastian masa depan film DCEU, tagar #ReleaseTheAyerCut banyak bermunculan di laman media sosial Twitter. Tagar ini merujuk ke salah satu film DCEU yang dirilis pada 2016 lalu, “Suicide Squad” yang disutradarai oleh David Ayer. 

Sayang, film yang sangat potensial ini justru dianggap gagal memenuhi ekspektasi dari para penggemar. Deretan bintang besar seperti Will Smith, Margot Robbie, dan Jared Leto tak bisa mengangkat performa film ini. 

Jalan cerita yang buruk, unsur komedi yang terlalu dipaksakan, serta pengenalan karakter yang kurang memuaskan membuat film ini begitu mengecewakan dan hanya mendapat skor 5.9/10 dari situs pemeringkat IMDB. Buruknya performa film ini disinyalir karena pihak studio, yakni Warner Bros. diyakini terlalu banyak ikut campur dalam urusan produksinya. 

Dalam tagar itu disertakan juga cuplikan video yang menunjukkan betapa berbedanya Suicide Squad versi penuh dari David Ayer dibandingkan versi dengan campur tangan Warner Bros. Ya, beberapa penggemar mendapat bocoran terkait perbedaan yang ada dari kedua versi ini. Perilisan Suicide Squad versi Ayer dianggap dapat mengobati kekecewaan para penggemar yang gagal menyaksikan “Batgirl”.

Tuntutan yang sama juga pernah terjadi pada film “Justice League” (2017) besutan Zack Snyder. Film yang menampilkan 5 karakter superhero paling terkenal di dunia ini justru gagal total di pasaran. Film ini hanya mendapat skor 6.1/10 di IMDB.

Para penggemar yang mengetahui bahwa gagalnya film ini lantaran campur tangan pihak studio lantas melakukan kampanye di media sosial yang menuntut agar Warner Bros. merilis film Justice League versi penuh dari buah tangan Zack Snyder, atau versi yang tanpa campur tangan Warner Bros. (WB) di alur cerita. 

Hasilnya, pada 2021 lalu, WB merilis “Zack Snyder’s Justice League” di platform streaming HBO Max (HBO Go di kawasan Asia) berdurasi 4 jam yang menunjukkan betapa apik jalan cerita dan efek visual yang ditampilkan. Film versi Snyder ini lantas mendapat skor 8.0/10 di IMDB.

Akankah Warner Bros. pada akhirnya merilis film Suicide Squad versi penuh dari sutradara David Ayer? Kita nantikan saja.

 




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER