Selamat

Sabtu, 16 Oktober 2021

08 Oktober 2021|20:23 WIB

Anak Di Bawah 12 Tahun Boleh Masuk Tempat Wisata

Pemberian keringanan anak-anak untuk bisa masuk ke tempat wisata ini harus dibarengi dengan tanggung jawab daerah menuntaskan vaksinasi

Oleh: Satrio Wicaksono

ImageWarga bersepeda mengunjungi Kebun Binatang Surabaya, Surabaya, Jawa Timur. Antara foto/dok

JAKARTA – Kementerian Pariwiasta dan Ekonomi kreatif memberikan keringanan bagi anak-anak berusia di bawah 12 tahun untuk bisa masuk tempat wisata. Namun, kebijakan tersebut tentu disertai dengan persyaratan. 

"Bisa diberikan diskresi dengan beberapa syarat, seperti ayah dan ibunya sudah divaksin lengkap," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno di sela kunjungan ke Kampung Wisata Rejowinangun Yogyakarta, dikutip dari Antara, Jumat (8/10).

Menurut dia, jika ayah dan ibu dari anak berusia di bawah 12 tahun sudah divaksin lengkap, orang tua tersebut bisa mengakses QR Code aplikasi PeduliLindungi yang wajib ada di setiap objek wisata yang sudah menjalani uji coba pembukaan.

Dengan adanya diskresi tersebut, pihaknya berharap para orang tua tidak akan lagi merasa kesulitan saat mengajak anak berusia di bawah 12 tahun untuk berwisata. Mengingat wisata sangat identik dengan keluarga.

Meski demikian ia mengingatkan, pemberian keringanan tersebut juga harus disertai dengan peningkatan tanggung jawab dari pemerintah daerah untuk segera menuntaskan vaksinasi. Selain itu, memastikan protokol kesehatan serta tracing dan testing berjalan dengan baik.

"Mudah-mudahan, pariwisata bisa kembali bergerak namun tetap aman dan bebas covid-19," katanya.

Sementara itu terkait dengan pembukaan untuk wisatawan asing, dirinya menjelaskan bahwa hal tersebut perlu dilakukan dengan persiapan yang jauh lebih matang. Oleh karenanya, saat ini pemerintah baru fokus untuk pembukaan Bali menerima turis asing.

"Kami juga harus tetap berhati-hati karena ada varian baru. Tetap harus diantisipasi. Karena Bali adalah pulau tersendiri, maka bisa dilokalisir. Kalau di DIY dikhawatirkan rembes ke daerah lain. Jadi butuh persiapan lebih banyak," katanya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menyambut baik pemberian keringanan bagi anak 12 tahun untuk diizinkan masuk tempat wisata. "Tetapi kebijakan ini harus dilakukan serentak di seluruh DIY karena DIY adalah wilayah aglomerasi wisata," katanya.

Untuk itu, lanjut Heroe, seluruh tempat wisata wajib memenuhi aturan seperti penyediaan QR Code yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi. “Sekarang kami mendorong semua destinasi wisata dan area publik untuk segera melengkapi sertifikasi CHSE dan QR Code PeduliLindungi,” katanya.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER