Selamat

Sabtu, 19 Juni 2021

SENI & BUDAYA

08 Juni 2021|20:15 WIB

Alumni ISI Padangpanjang Inisiasi Kolaborasi Alumni-Kampus

Selama ini tak banyak alumni yang tetap terhubung dengan kampus setelah tamat pendidikan.

Penulis: Andesta Herli Wijaya,

Editor: Yanurisa Ananta

ImageKampus ISI Padangpanjang, Kota Padangpanjang, Sumatera Barat.

JAKARTA – Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang, Kota Padangpanjang, Sumatera Barat, sudah sejak lama menjadi rumah bagi para praktisi dan peneliti seni. Di kampus ini, telah lahir seniman-seniman berprestasi yang mewarnai kesenian Indonesia. Sebut saja musisi Taufik adam dan Alfiyanto Wajiwa dengan komunitas seninya. Seniman jebolan ISI juga sering turut andil dalam beberapa festival seni di Indonesia.

Namun, selama ini tak banyak alumni yang tetap terhubung dengan kampus setelah tamat pendidikan. Tidak banyak alumni yang memilih berkiprah sebagai akademisi atau berkolaborasi dengan kampus untuk memajukan kesenian.

Di sisi lain, kampus juga tak mampu merangkul para alumninya yang kini tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Sehingga, peluang untuk berkolaborasi mengembangkan kesenian bersama alumni-alumni berprestasi sulit dilakukan.

Atas kesadaran itu, para alumni ISI Padangpanjang menginisiasi Forum Alumni Lintas Angkatan ISI Padangpanjang (Falasi). Koordinator Falasi, Roni Keron, mengatakan, forum tersebut bertujuan merajut kembali jaring komunikasi yang terputus antara kampus dan para seniman alumninya.

“Terkhusus untuk para alumni yang telah malang melintang di dunia seni yang semakin berkembang.  Dengan institusi kampus yang dulu menjadi sebagai tempat mereka mulai berjalan,” ungkap Keron dalam keterangannya, Selasa (8/6).

“Harapannya apa yang dikerjakan oleh alumni bisa dikupas oleh kampus sebagai laboratorium seni yang memproduksi wacana-wacana kesenian kekinian. Yang barangkali wacana tersebut bisa disumbangkan untuk estetika kesenian di Indonesia,” lanjutnya.

Jebolan Jurusan Musik ISI Padangpanjang tahun 2014 ini menyorot minimnya upaya kampus selama ini menjaring para alumninya yang potensial. Padahal, banyak hal bisa dilakukan dari kolaborasi kampus dan alumni tersebut, mulai dalam bentuk ranah penelitian seni, hingga pengembangan praktik seni.

Maka itu, forum alumni hadir untuk mendorong kampus membentuk Ikatan Alumni yang tidak sekedar duduk manis saat dies natalis saja, namun juga punya program yang mendorong tumbuh kembangnya kesenian itu sendiri.

Sebagai langkah awal dalam gerakan tersebut, para alumni ISI Padangpanjang akan mengelar focus group discussion (FGD). Kegiatan ini akan digelar secara virtual pada Sabtu (12/6).

Diskusi para alumni ini akan berfokus seputar peran alumni ISI Padangpanjang dalam perkembangan kesenian akhir-akhir ini: bagaimana dunia kesenian Indonesia merespons karya-karya mereka dan bagaimana ISI Padangpanjang sebagai salah satu laboratorium seni membaca dan menjembatani karya-karya itu ke masyarakat seni di Indonesia.

FGD ini sekaligus membuka pembicaraan terkait kolaborasi antara alumni dan kampus yang berkelanjutan dan saling menunjang untuk perkembangan kesenian Indonesia.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER