Selamat

Rabu, 23 Juni 2021

SENI & BUDAYA

27 Maret 2021|12:28 WIB

Pesan Lingkungan Lewat Mural di Sudut Jakarta

Bagian dari kampanye Global City Forest yang dibuat Converse
ImageMural di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan dan Joglo, Jakarta Barat, bagian dari kampanye Converse City Forest. Ist/dok

JAKARTA - Sebuah mural berukuran besar terpampang di dinding sebuah gedung di Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan. Mural berjudul “Ringan Sama Dijinjing Tersebut” memuat kartun animasi yang memikul sesuatu bersama-sama, dengan ekspresi wajah bahagia.

Mural di Jalan Fatmawati ini memancarkan pesan kebersamaan yang kuat, dengan perpaduan warna-warna terang yang mencolok. Mural tersebut juga merepresentasikan kultur urban lewat gaya busana kartun, lengkap dengan sepatu gaya casual.

Mural itu dilukis oleh seniman mural Wormo, berkolaborasi dengan Converse Indonesia. Sebagai bagian dari kampanye “Global City Forest” yang digalakkan Converse.

Tak hanya di Jalan Fatmawati, di kawasan Joglo, Jakarta Barat, juga ada gambaran serupa, dengan judul “Berat Sama Dipikul”. Model dan perpaduan warnanya hampir serupa, namun dengan variasi detail yang berbeda. Mural ini dilukis oleh seniman lukis Fivust, yang juga merupakan bagian dari seniman yang dilibatkan dalam program kampanye Converse.

Jika disatukan, keduanya menjadi satu kesatuan. Mural tersebut pada dasarnya menyatu memuat pesan yang kuat. Pesan itu terutama ditujukan kepada anak muda, mengenai keberagaman dan perlunya bersatu, bersama-sama, saling bahu membahu menjaga lingkungan hidup.

Mengenai keberagaman Indonesia serta kewajiban untuk bersatu dan bersama menjaga lingkungan hidup. Pesan ini begitu terasa maknanya bila melihat secara langsung karya seni mural tersebut di 2 lokasi yang berbeda, karena bila digabung menjadi satu karya utuh yang saling melengkapi. 

Adapun kegiatan Converse City Forests sendiri merupakan kegiatan street art melukis mural. Kegiatan ini menggabungkan seni jalanan dengan kepedulian anak muda terhadap lingkungan.

Mengutip keterangan tertulis Convers Indonesia yang diterima Validnews, kegiatan mural di dua tempat tersebut dirangkum dalam tema Break Barriers–Racial Equality. Pada kegiatan mural kali ini Converse berkolaborasi dengan seniman lokal anggota All Stars.

Mural di kedua lokasi tersebut menggunakan bahan cat Graphenstone, yang memanfaatkan bahan dasar alami dengan kandungan nabati atau mineral seperti batu kapur, silikat, resin, pati, minyak biji rami, jeruk dan lilin.

Cat ekologis dan alami dari Graphenstone tidak menghasilkan limbah yang berbahaya bagi lingkungan, karena menggunakan bahan kimia lembut, biodegradable, dan ramah lingkungan.

“Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari proyek ini. Kita tidak hanya melukis seni yang indah, tetapi juga membantu membersihkan lingkungan dari polusi udara yang berbahaya,” kata Wormo dalam keterangan tertulisnya.

Sementara Fivust, menekankan misi kuat dari seni mural tersebut. Yaitu mengenai keberagaman dan keselarasan.

“Mural ini juga menyampaikan pesan khusus tentang keberagaman di Indonesia, yakni perbedaan dapat menciptakan sesuatu yang indah dan selaras,” ucap Fivust.

Kampanye Converse City Forests digagas pertama kali pada Desember 2020. Sebelumnya, telah ada juga kampanye bersihkan udara yang melibatkan seniman mural, yang melukis mural di tembok luar Institut Prancis Indonesia (IFI) yang berlokasi di Jalan M.H. Thamrin. Tema lukisan mural yang diangkat saat itu adalah Create Together for Tomorrow, berfokus pada kelestarian lingkungan hidup dengan tetap merepresentasikan ciri khas dan budaya masyarakat Indonesia. 

Kampanye City Forests digagas serentak di 14 kota di dunia, termasuk antara lain Jakarta (Indonesia), Sao Paulo (Brazil), Manila (Filipina), Bangkok (Thailand), Sydney (Australia) dan masih banyak kota lainnya. Lewat kegiatan ini, Converse mengartikulasikan dukungannya dalam menciptakan udara segar di berbagai kota.  Selain mural, kampanye ini juga diramaikan dengan aksi penanaman pohon di berbagai kota. (Andesta Herli) 

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA