Selamat

Jumat, 24 September 2021

14 September 2021|15:35 WIB

Teten Minta UMKM Papua Manfaatkan Momen PON XX 2021

Papua punya kekayaan narasi serta produk khas yang sangat potensial untuk diperkenalkan secara luas ke masyarakat

Penulis: Yoseph Krishna,

Editor: Dian Hapsari

ImageMenteri Koperasi dan UKM Teten Masduki. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

JAKARTA – Provinsi Papua akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2021 pada awal hingga pertengahan Oktober mendatang. Ajang ini ditengarai akan memberi panggung bagi putra-putri Tanah Papua, baik dari sisi olahraga maupun ekonomi.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki pun meyakini gelaran PON XX 2021 menjadi momentum yang tepat bagi UMKM lokal Papua untuk menunjukkan eksistensi demi meningkatkan kinerja dan kapasitasnya.

Pasalnya, ia menyebutkan Provinsi Papua punya bermacam narasi yang sangat kaya serta produk khas yang sangat potensial. Hal tersebut membuatnya berharap para pelaku UMKM di Papua dapat memanfaatkan momen PON XX agar bisa berjaya di pasar dalam negeri maupun global.

"Besar harapan saya agar momen PON XX ini dapat kita optimalkan untuk memunculkan UMKM lokal unggulan Papua agar berjaya di dalam negeri dan siap bersaing di pasar ekspor," ujarnya dalam gelaran Smesco Papua Event secara daring di Jakarta, Selasa (14/9).

Menurut Teten, Papua juga memiliki bibit unggul pada bidang ekonomi kreatif. Menkop menyebut generasi-generasi muda kreatif itulah yang kemudian akan menjadi kunci dalam melahirkan wirausaha berbasis kreativitas dan teknologi di masa yang akan datang.

"Ini sekaligus menjadi momen bagi UMKM Papua agar terhubung ke multiakses pembiayaan, bahan baku, pasar, sampai mitra agregator yang dapat memastikan inisiatif tersebut bisa berkelanjutan," pungkasnya.

Teten pun menekankan untuk memunculkan UMKM lokal unggulan, para pelaku usaha di Papua harus terhubung ke dalam ekosistem digital. Ia meminta agar UMKM Papua mau melakukan transformasi dengan masuk ke berbagai platform e-commerce yang ada.

Bukan tanpa alasan, Teten menyebut riset yang digagas World Bank menunjukkan 80% UMKM yang terhubung ke ekosistem digital punya daya tahan lebih baik di tengah pandemi. Sementara, catatan Kementerian Koperasi dan UKM hingga saat ini terdapat 15,3 juta UMKM Indonesia yang sudah terdigitalisasi atau 23,9% dari total UMKM yang ada.

"Karena itu, digitalisasi perlu kita akselerasi. Perubahan perilaku konsumen dan gaya hidup saat ini semuanya akan mengarah ke dunia digital," tambahnya.

Selain itu, Teten juga meyakini kerja sama antara Kemenkop UKM, Smesco Indonesia, dan Pemprov Papua nantinya akan mendorong digitalisasi pelaku UMKM dari Papua. Kemudian, produk-produk UMKM lokal Papua pun akan dikurasi agar bisa dipasarkan di lokapasar nasional.

"Smesco juga tengah membangun ekosistem transformasi UMKM masa depan, salah satunya Smesco Hub Timur (di Bali) sebagai solusi logistik UMKM lokal papua, dukungan ekspor, pembiayaan, dan bermacam bentuk pendampingan lainnya," ucap Teten Masduki.

Sebelumnya, Direktur Utama Smesco Indonesia Leondard Theobrata telah menjelaskan kehadiran Smesco Hub Timur yang tengah dibangun di Pulau Dewata menjadi salah satu langkah nyata untuk menampilkan keragaman produk UMKM Papua yang belum dikenal luas oleh masyarakat.

Solusi logistik itu, lanjut Leo, menjadi salah satu layanan yang akan difasilitasi Smesco Indonesia dalam kerja sama dengan Pemprov Papua. Saat ini, Smesco tengah mewujudkan inisiatif terbaru yang akan menjadi solusi logistik bagi para pelaku UMKM, khususnya dari Papua, yakni Smesco Fulfillment Center (SFC) dan Smesco Indonesia Retail Network (SIREN).

Tak hanya itu, nantinya Smesco juga akan menyediakan layanan lain bagi para pelaku UMKM, seperti Pusat KUR BRI, Xpora, Pusat Wastra Nusantara, Apindo UMKM Akademi, Smesco Labo, hingga Sky Eat Cloud Kitchen and Retort Machine.

"Dengan kelengkapan ekosistem yang ada, diharapkan memberi manfaat yang baik bagi keberlangsungan Smesco Indonesia serta UMKM yang tergabung dalam binaan Pemda Papua khususnya untuk naik kelas," tutur Leo.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER