Selamat

Jumat, 24 September 2021

14 September 2021|11:00 WIB

Sambut PON XX, Smesco Siap Perkenalkan Produk UMKM Khas Papua

Smesco berkomitmen tingkatkan aspek branding dan pemasaran produk UMKM khas Papua

Penulis: Yoseph Krishna,

Editor: Dian Hapsari

ImagePerajin mengerjakan pembuatan tempat minum (tumbler) dari bahan bambu yang telah di ekspor ke negara Jerman.ANTARAFOTO/Arif Firmansyah

JAKARTA – Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) atau Smesco Indonesia secara resmi menggandeng Pemprov Papua untuk menggelar Smesco Papua Event dalam rangka mendongkrak potensi produk-produk UMKM dari Papua. Ajang tersebut sejalan dengan penyelenggaraan PON XX Papua 2021 pada 2-15 Oktober 2021.

Lewat gelaran itu, Smesco akan menyediakan akses pemasaran produk UKM melalui sejumlah kanal pameran di Gedung Smesco serta program live shoping produk UKM unggulan Papua pada situs smesco.go.id dan sejumlah kanal media sosial.

Direktur Utama Smesco Indonesia Leonard Theosabrata menyebut sinergi bersama Pemprov Papua menjadi titik awal dalam mendukung kebijakan peningkatan kapabilitas wirausaha menjadi UMKM masa depan, seperti pengembangan produk kreatif Papua.

Leo juga meyakini ke depannya, Provinsi Papua punya potensi besar menjadi rantai pasok, khususnya di Smesco Hub Timur yang tengah dibangun di Pulau Dewata.

"Kami ingin menampilkan sesuatu yang unik dari UMKM Papua dan belum dikenal luas oleh masyarakat, apalagi SDA dan kebudayaan yang ada di Papua ini sangat besar," jelasnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (13/9).

Nantinya, Smesco akan mengembangkan boardless event promotion guna memacu aspek branding dan pemasaran produk UMKM khas Papua sehingga daya saing produk turut terdongkrak dalam memenuhi pasar dalam negeri dan pasar bebas ASEAN yang akan dimulai dengan diresmikannya Smesco Hub Timur di ITDC Bali.

Leo mengatakan solusi logistik menjadi salah satu layanan yang akan difasilitasi Smesco. Saat ini, Smesco tengah mewujudkan inisiatif terbaru yang akan menjadi solusi logistik bagi para pelaku UMKM, khususnya dari Papua, yakni Smesco Fulfillment Center (SFC) dan Smesco Indonesia Retail Network (SIREN).

"Smesco Fulfillment Center adalah sebuah fasilitas packing warehouse. Di sini kami kolaborasi dengan JNE dan YukBisnis, nantinya UMKM Papua bisa mengirim barang dengan harga ongkos kirim (ongkir) murah dan flat ke wilayah Barat dan Pusat Indonesia di luar Papua," tuturnya.

Tak hanya itu, nantinya Smesco juga akan menyediakan layanan lain bagi para pelaku UMKM, seperti Pusat KUR BRI, Xpora, Pusat Wastra Nusantara, Apindo UMKM Akademi, Smesco Labo, hingga Sky Eat Cloud Kitchen and Retort Machine.

"Dengan kelengkapan ekosistem yang ada, diharapkan memberi manfaat yang baik bagi keberlangsungan Smesco Indonesia serta UMKM yang tergabung dalam binaan Pemda Papua khususnya untuk naik kelas," ujar Leonard.

PON XX Jadi Momen Kebangkitan
Kepala Dinas Perindagkop UKM dan Naker Provinsi Papua Omah Laduani Ladamay memaparkan sejumlah produk unggulan Papua yang akan diperkenalkan oleh Smesco mencakup kopi, sagu, buah merah, hasil perikanan, noken, hingga batik tulis Papua yang belum dikenal masyarakat secara luas.

Ia meyakini penyelenggaraan PON XX 2021 di Papua menjadi momentum kebangkitan UMKM di wilayahnya, khususnya yang menjual produk-produk potensial tersebut. Gelaran PON menurutnya dapat dijadikan ajang mengambil peran secara lokal, nasional, maupun global oleh pelaku UMKM Papua.

"Kami juga sangat mengapresiasi ide Smesco yang telah meluncurkan terobosan baru yang inovatif dan sangat berarti bagi UMKM. Serta solusi logistik bagi UMKM yang selama ini menjadi kendala. Ini sejarah baru bagi Papua sebagai tuan rumah PON XX 2021," ungkap Laduani.

Laduani pun optimis gelaran PON XX akan mencatatkan transaksi yang cukup besar bagi para pelaku UMKM, termasuk melalui Smesco Papua Event. Hitung-hitungannya menunjukkan sedikitnya dari 10.476 atlet yang hadir akan merogoh kocek hingga Rp1 juta.

"Potensinya (transaksi) cukup besar, ditambah dengan konfirmasi adanya kehadiran penonton selama dua minggu PON XX berlangsung," pungkasnya.

PON XX 2021, lanjutnya, juga mendorong semangat sekitar 6.000 UMKM yang tersebar di seluruh Papua. Namun, ia menyayangkan pelaksanaan PON XX 2021 di tiga kabupaten hanya mampu menampung 600-an UMKM yang diakomodir dalam bentuk pameran.

"Namun kami sudah berdiskusi dengan Kemenkop UKM agar ada penambahan booth setidaknya sepertiga dari semangat UMKM kita ini. Mudah-mudahan bisa tercapai," harapnya.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA

TERPOPULER