Selamat

Rabu, 5 Oktober 2022

EKONOMI | Validnews.id

EKONOMI

23 September 2022

20:45 WIB

RI-UNIDO Fokus Penguatan Daya Saing Dan Penerapan Industri 4.0

Indonesia sendiri bergabung menjadi anggota UNIDO sejak 1980, dan kerangka kerja sama melalui Indonesia-UNIDO Country Program (IUCP) sudah berjalan sejak 2004.

Penulis: Khairul Kahfi,

Editor: Dian Kusumo Hapsari

RI-UNIDO Fokus Penguatan Daya Saing Dan Penerapan Industri 4.0
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita berjabat tangan Dirjen UNIDO Gerd Müller. Kemenperin/Dok.

BALI - Indonesia dan Organisasi Pembangunan Industri PBB (United Nations Industrial Development Organization/UNIDO) berkomitmen terus meningkatkan kerja sama pengembangan sektor industri manufaktur. Berbagai kegiatan telah dilaksanakan kedua belah pihak, yang juga bertujuan memacu pertumbuhan ekonomi nasional. 

Indonesia sendiri bergabung menjadi anggota UNIDO sejak 1980, dan kerangka kerja sama melalui Indonesia-UNIDO Country Program (IUCP) sudah berjalan sejak 2004.

Pada pertemuan bilateral di sela acara TIIMM dalam rangkaian kegiatan Presidensi G20 Indonesia di Bali, Menperin mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan perbicangan dengan Direktur Jenderal UNIDO, Gerd Muller beserta jajarannya.

“Kerja sama Indonesia dan UNIDO yang saat ini berjalan di bawah IUCP 2021-2025, telah ditandatangani oleh saya dan Bapak Li Yong, Dirjen UNIDO sebelumnya, pada Konferensi Regional ke-2 tentang Pengembangan Industri (RCID) November 2021,” kata Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (23/9).

Menperin meneguhkan, IUCP 2021-2025 menjadi dasar pelaksanaan berbagai proyek Kemenperin saat ini.

Proyek-proyek tersebut sejalan dengan Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) 2015-2035, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, United Nations Sustainable Development Cooperation Framework (UNSDCF) 2021-2025, serta untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Cooperation Framework (UNSDCF) 2021-2025.

Proyek-proyek dalam IUCP 2021-2025 fokus pada empat komponen. Mencakup penguatan daya saing industri dan akses pasar, penerapan energi berkelanjutan dan bersih, menjaga lingkungan, serta memperkuat kemitraan dengan fokus pada inovasi, digitalisasi, dan industri 4.0.

“Saya percaya, krisis saat ini di sektor kesehatan, sosial dan ekonomi yang disebabkan oleh pandemi dan konflik di Rusia-Ukraina membawa tantangan dan peluang bagi negara-negara di seluruh dunia untuk meningkatkan kerja sama mereka,” ungkap Agus.

Di samping itu, saat ini Kemenperin menjadi Main Counterpart Program Global Eco Industrial Parks (GEIPP). Tujuan proyek ini adalah untuk mendukung pilot project implementasi Program Eco Indonesia Park di kawasan industri di Indonesia. 

Dirinya berharap, proyek tersebut dapat membantu Indonesia dalam membangun kawasan industri yang ramah lingkungan, sekaligus dampak yang bernilai tinggi terhadap pembangunan ekonomi dan sosial.

Menurut Menperin, pelaksanaan proyek-proyek kerja sama tersebut telah memberikan banyak dampak positif dalam meningkatkan pembangunan industri di Indonesia untuk mengurangi angka kemiskinan, meningkatkan kapasitas perdagangan nasional, dan membangun lingkungan yang berkelanjutan.

“Saya juga berharap UNIDO melanjutkan dukungan kuatnya kepada Indonesia dalam mempercepat implementasi industri 4.0, dan dalam meningkatkan kapasitas industri nasional sehingga kita dapat meningkatkan daya saing kita di pasar global,” tuturnya.

Menperin menambahkan, pihaknya menyampaikan apresiasi dukungan dari UNIDO sebagai mitra penting Presidensi G20 Indonesia di tahun ini. 

UNIDO merupakan salah satu pihak yang aktif mengawal diskusi dalam kegiatan Trade, Industry, and Investment Working Group (TIIWG) G20 sejak pertemuan putaran pertama, khususnya mengenai isu di sektor industri. 

“Kami akan terus berkomitmen dalam mendukung Indonesia melalui program-program yang telah dicanangkan, termasuk pengembangan di sektor industri,” kata Dirjen UNIDO Gerd Müller. 






KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER