Puncak IDC AMSI 2021: Peluang Ekonomi Digital Masih Terbuka Lebar | Validnews.id

Selamat

Sabtu, 27 November 2021

24 November 2021|20:35 WIB

Puncak IDC AMSI 2021: Peluang Ekonomi Digital Masih Terbuka Lebar

Airlangga menyebut nilai ekonomi digital Indonesia menjadi yang terbesar di ASEAN tahun 2020. Tahun ini, jumlahnya diprediksi naik

Penulis: Fitriana Monica Sari,

Editor: Dian Hapsari

Puncak IDC AMSI 2021: Peluang Ekonomi Digital Masih Terbuka LebarPresiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan). ANTARA FOTO/HO/Setpres-Kris

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka acara Puncak Indonesia Digital Conference (IDC) yang digelar Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) pada hari ini, Rabu (24/11).
 
Airlangga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara ini. Sebab, menurutnya, teknologi digital sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari dan terus tumbuh.
 
Airlangga juga menyebutkan nilai ekonomi digital Indonesia menjadi yang terbesar di ASEAN tahun 2020. Tahun ini, jumlahnya diprediksi naik 49% dari US$47 miliar atau setara Rp671,66 triliun (asumsi Rp14.290,75 per dolar AS) menjadi US$70 miliar atau Rp1.000 triliun.
 
“Peluang ekonomi digital Indonesia masih terbuka lebar,” kata Airlangga, Rabu (24/11).
 
Pertumbuhan ini, terang dia, didukung oleh jumlah usia produktif di Indonesia dan penetrasi internet yang mencapai 202,6 juta atau 76,8%. Pandemi covid-19 juga telah mendorong akselerasi adaptasi teknologi digital pada berbagai lini.
 
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana IDC 2021, Machroni Kusuma mengatakan, Indonesia Digital Conference tahun ini berbeda dengan sebelumnya. Kegiatan akbar IDC AMSI tahun ini diawali dengan Road to IDC 2021 mulai tanggal 15 hingga 18 November lalu di delapan provinsi. Yakni, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara. Sedangkan, puncaknya IDC 2021 dilaksanakan 24-25 November.
 
“Di Puncak IDC 2021, para pemimpin pengambil keputusan, praktisi dan profesional mengutarakan insight atau pandangannya bagaimana Lompatan Digital: Akselerasi dan Inovasinya di 2022,” ujar Roni yang juga Founder Beritaindonesia.link.
 
Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan, teknologi digital tumbuh dengan cepat di Indonesia. Hal yang perlu didorong adalah kolaborasi dari semua pihak untuk memaksimalkan semua potensi baik di pusat maupun di daerah.
 
“IDC 2021 ini bertujuan merekam seberapa cepat kita berlari dan bagaimana peluang kita untuk berkolaborasi. Meringkas sesuatu menjadi begitu efektif, powerfull dan efisien,” kata Wens.
 
Sesi I IDC 2021 mengangkat tema "Proyeksi dan Strategi Akselerasi Bank Digital 2022". Hadir sebagai keynote speaker Deputi Komisioner OJK Institute dan Keuangan Digital Imansyah. Lalu, Staf Ahli Bidang Jasa Keuangan dan Pasar Modal Kementerian Keuangan, Suminto.
 
Pembicara lain adalah Direktur Informasi & Teknologi Bank Mandiri Timothy Utama, Direktur IT dan Operasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Y.B. Hariantono, dan Direktur Utama Bank Raya Kaspar Situmorang.
 
Sesi II IDC AMSI mengangkat tema "Tantangan E-Commerce dan Logistik 2022". Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga hadir sebagai keynote speaker. Wamendag menilai IDC AMSI 2021 bisa memberikan masukan positif kepada pemerintah dalam pengembangan ekonomi digital. Menurutnya, ada empat syarat ekonomi digital bisa berkembang.
 
“Pertama adalah SDM, lalu infrastruktur yang merata, dan iklim usaha yang mendukung startup. Selain itu perlu regulasi yang dinamis dan adaptif,” tutur Wamendag.
 
Pembicara lain di Sesi II adalah CEO of Marketplace Tokopedia Anthony Wijaya, Ketua umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) Bima Laga, dan Ketua ALFI (Asosiasi Logistik dan Forwarder) Yukki Nugrahawan Hanafi. Hadir pula Susilo, VP Strategi dan Pengembangan MRP PT PLN (Pesero).
 
Puncak IDC AMSI 2021 akan dilanjutkan Kamis (25/11) besok dengan menghadirkan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny Gerard Plate. Hadir pula sejumlah tokoh dan pengusaha lainnya.
 
Kegiatan ini mendapat dukungan dari sejumlah pihak, seperti Google, PT BNI (Persero) Tbk, Astra, Bank Raya, PT PLN (Persero), Pertamina, bank bjb, PT Bank Central Asia Tbk, PT Bank Pembangunan Daerah Bali, Bank Jatim, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Bali Mall, Kedai Tiga Nyonya Palembang, Bankaltimtara dan MS Glow.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA