Selamat

Senin, 23 Mei 2022

EKONOMI | Validnews.id

EKONOMI

14 Mei 2022

15:00 WIB

Menteri Bahlil Ajak Investor AS Kolaborasi Dengan UMKM Lokal

Pemerintah Indonesia siap kawal peningkatan investasi AS di Tanah Air

Penulis: Khairul Kahfi,

Editor: Dian Kusumo Hapsari

Menteri Bahlil Ajak Investor AS Kolaborasi Dengan UMKM Lokal
Menteri Investasi/Kepala Bahlil Lahadalia. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

WASHINGTON DC – Pemerintah Indonesia tekankan kolaborasi investasi antara pengusaha AS dan UMKM lokal. Pemerintah menyasar pemerataan ekonomi, dari hasil investasi yang sudah terbentuk nantinya. 

Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menegaskan, pemerintah Indonesia sangat terbuka terhadap investasi kolaboratif dan mendorong pemerataan ekonomi. 

Saat ini, salah satu kebijakan pemerintah yaitu mewajibkan adanya kolaborasi antara investasi asing dan pengusaha nasional, terutama pengusaha lokal dan UMKM di daerah investasi tersebut berada.

“Kami berpendapat, sebuah investasi yang berkembang itu harus dimanfaatkan oleh semuanya, dapat tumbuh dan besar bersama-sama,” ungkap Bahlil dalam keterangan yang diterima, Jakarta, Sabtu (14/5).

Dalam kunjungan kerja ke AS ini, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia bersama Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan mengadakan pertemuan dengan 12 pimpinan perusahaan asal Negeri Paman Sam. Pertemuan dihadiri pula oleh Mendag Muhammad Lutfi, Duta Besar RI untuk AS Rosan Roeslani, Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid dan Ketua Umum HIPMI Mardani H Maming.

Pada kesempatan sama, Menkomarves Luhut juga menyampaikan, saat ini salah satu fokus pemerintah Indonesia terkait pengembangan ekosistem ekonomi hijau. Melalui mekanisme transisi energi bahan bakar fosil menjadi energi terbarukan, restorasi ekosistem seperti hutan bakau, lahan gambut, dan hutan tropis. 

Menurutnya, kebijakan nilai tambah yang diterapkan oleh pemerintah sejak 2014 tersebut memberikan dampak ekonomi yang positif, khususnya dalam situasi pandemi covid-19.

“Karenanya, saat ini pemerintah Indonesia menyambut baik adanya minat investor asing dalam sektor terkait dengan ekosistem ekonomi hijau. Terutama pada mekanisme transisi energi dan kawasan industri, serta industri dengan nilai tambah,” ujar Luhut.

Pimpinan perusahaan yang hadir bergerak di berbagai sektor. Antara lain teknologi data center; minyak dan gas; farmasi dan kesehatan; energi terbarukan; smelter pertambangan; industri makanan; dan industri lampu LED.

Chairman, President, dan CEO Air Products Seifi Ghasemi mengapresiasi dukungan Pemerintah Indonesia dalam memastikan realisasi investasi Air Products di Indonesia. Pihaknya sangat percaya, Indonesia memiliki masa depan yang cerah. 

“Utamanya karena populasi Indonesia yang masih muda dan dinamis, sumber daya alam yang melimpah, pemerintahan demokrasi yang progresif serta mendukung investasi dari berbagai negara,” ungkap Seifi.

Freeport MacMoran, salah satu perusahaan yang juga turut hadir dalam pertemuan ini menyampaikan, apresiasi dan rasa bangga atas kerja sama yang telah terjalin antara Freeport dan Indonesia selama 55 tahun, terhitung sejak 1970-an. 

President Freeport MacMoran Kathleen Quirk menyatakan, Freeport mempunyai rencana investasi tembaga jangka panjang yang tengah berjalan. Pihaknya menghargai penguatan kolaborasi, serta komunikasi yang semakin baik dan transparan yang berjalan selama ini. 

“Kami berencana meningkatkan investasi kami di Indonesia dan merasa semakin optimis dalam bekerja bersama di masa mendatang,” pungkas Kathleen.

Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, realisasi investasi asal AS sejak 2000 sampai 2021 telah mencapai US$19,5 miliar. Khusus tahun 2021, investasi asal Amerika Serikat mengalami peningkatan tajam sebesar 234% dari tahun sebelumnya. 

Pada tahun yang sama, AS menggelontorkan nilai investasi total sebesar US$2,5 miliar dan berada di peringkat ke-4. Salah satu sektor yang mendominasi investasi asal Amerika Serikat, yaitu sektor pertambangan, jasa, utilitas, industri kimia dan farmasi, serta industri makanan.




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER