Selamat

Minggu, 25 Juli 2021

WIRAUSAHA

12 Juni 2021|09:17 WIB

Menkop : UMKM Harus Bangun Produk Unggulan Berbasis Teknologi

Milenial diminta berperan aktif membangkitkan inovasi guna dongkrak performa UMKM

Penulis: Yoseph Krishna,

Editor: Fin Harini

ImageSejumlah pengelola startup bekerja di Coworking space Ngalup.Co di Malang, Jawa Timur, Senin (12/10/2020). ANTARAFOTO/Ari Bowo Sucipto

JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mendorong para pelaku UMKM mulai berinovasi untuk menggarap produk-produk berbasis teknologi, mengingat ke depan pasar digital tumbuh besar dan menjadi bagian dari ekonomi global.
 
Selain itu, Teten menyebut para pelaku usaha seyogianya mulai membangun produk-produk yang memiliki keunggulan dan kekhasan yang dimiliki bermacam daerah di Indonesia.
 
"Kita harus mampu membangun produk unggulan kita sesuai kekhasan dan keunikan tersendiri yang kita miliki," ungkap Menteri Teten dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (11/6).
 
Tak hanya itu, Teten pun meminta pelaku UMKM agar bergerak dinamis dan segera beradaptasi dengan perubahan zaman. Menurutnya, UMKM sudah harus memulai melakukan research and development demi mengikuti permintaan pasar global.
 
"Research dan development itu dilakukan agar UMKM bisa mengikuti tren produk dunia, tidak hanya pasar domestik saja," kata Menkop.
 
Pergerakan secara dinamis itu tak lepas dari tren produk dan lifestyle kehidupan masyarakat sedunia yang juga berubah dan berkembang secara cepat beberapa waktu belakangan ini.
 
Selain beradaptasi, Teten meyakini pemasaran digital juga harus dilakukan secara efektif. Untuk itu, ia meminta peran anak muda generasi milenial agar ke depan bisa mendorong kemajuan UMKM agar memulai kiprah di pasar dunia.
 
Sayangnya, Menkop tak memungkiri bahwa 99% pelaku usaha di Tanah Air didominasi oleh kategori usaha mikro yang kapasitas produksinya masih rendah sehingga hanya sedikit yang eksis di platform e-commerce dengan mayoritas berperan sebagai reseller.
 
Namun demikian, Teten mengakui masih banyak juga pelaku usaha mikro yang secara efektif memanfaatkan peluang dari media sosial, seperti Facebook dan Instagram dalam memasarkan produk mereka.
 
"Saya yakin mereka akan berkembang bagus di pasar media sosial, bukan di e-commerce," ujarnya.
 
Lebih lanjut, Teten meminta peran dari kalangan muda yang penuh inovasi agar merancang platform digital khusus bagi UMKM, terlebih bagi kategori usaha mikro agar mereka bisa eksis di dunia perdagangan daring.
 
"Aneka kreativitas seperti itu akan sangat luar biasa bagi akses pasar usaha mikro di pentas digital marketing," pungkas Teten.

 

 

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA