Selamat

Rabu, 26 Januari 2022

EKONOMI | Validnews.id

EKONOMI

15 Januari 2022

17:27 WIB

Layanan Telefarmasi Alodokter Kantongi Sertifikasi PSEF

Untuk mendapat sertifikasi PSEF, Alodokter harus memiliki izin dari Kementrian Kesehatan serta surat tanda Penyedia Sistem Elektronik (PSE) dari Kementerian Informatika.

Penulis: Fitriana Monica Sari,

Editor: Fin Harini

Layanan Telefarmasi Alodokter Kantongi Sertifikasi PSEF
Ilustrasi obat-obatan. Pixabay/Dok

JAKARTA – Alodokter resmi mendapatkan sertifikasi Penyelenggaraan Sistem Elektronik Farmasi (PSEF). Dengan mengantongi sertifikasi ini, Alodokter meyakinkan konsumen bahwa pembelian obat-obatan melalui aplikasi aman dan sesuai regulasi.

Asal tahu saja, PSEF adalah badan hukum yang menyediakan, mengelola, dan/atau mengoperasikan e-farmasi untuk keperluan diri sendiri atau pihak lain, yang diatur dalam peraturan Menteri Kesehatan. 

"Dengan sertifikasi PSEF ini, Alodokter semakin menguatkan komitmen menjadi ekosistem layanan kesehatan masyarakat Indonesia, termasuk di dalam penyediaan obat-obatan," tegas Suci Arumsari selaku President Director & Co Founder Alodokter dalam keterangan yang diterima Validnews, Sabtu (15/1). 

Mengutip dari Badan Litbank Kemenkes, momentum pandemi banyak dimanfaatkan sales-sales tidak resmi menjual produk obat dan alkes secara daring, yang tentunya menimbulkan risiko keamanan terhadap konsumen dan pasien. 

Menurut Suci, hal itu harusnya dapat dicegah dan diawasi. Regulasi menjadi substansi untuk diikuti sebagai bukti penyelenggara telefarmasi seperti Alodokter selalu melindungi hak konsumen dan pasien untuk mendapatkan produk obat-obatan dan alkes yang aman dan berkualitas. 

“Bagi Alodokter penting untuk tetap mendukung pemerintah dalam memberi layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Indonesia, salah satunya dengan mengikuti regulasi yang berlaku," katanya. 

Ia menuturkan, Alodokter sepaham dengan Kemenkes, digitalisasi telah memberikan kemudahan akses bagi masyarakat kepada obat-obatan, yang sepenuhnya harus diawasi agar tidak disalahgunakan. 

"Dengan mendapatkan sertifikasi PSEF ini, bukti bahwa Alodokter menjalankan pelayanan kefarmasian berbasis internet yang sudah sesuai dengan ketetapan peraturan pemerintah. Kedepannya, pasti memberikan kenyamanan bagi masyarakat untuk mendapatkan obat-obatan di Alodokter," ujar Suci. 

Adapun untuk mendapatkan sertifikasi PSEF ini, Alodokter harus memiliki dua sertifikasi lainnya. Yakni, izin dari Kementerian Kesehatan RI serta surat tanda Penyedia Sistem Elektronik (PSE) dari Kementerian Informatika (Kominfo). 

Suci mengatakan, Alodokter memberikan banyak kemudahan bagi pasien untuk memesan obat dan menebus resep di aplikasi Alodokter sama seperti belanja obat langsung di apotik. 

"Resep yang ditebus telah diverifikasi oleh dokter di dalam aplikasi, dan apoteker Alodokter juga dapat melakukan verifikasi langsung terhadap resep tersebut. Demikian keaslian data pada resep tidak diragukan lagi. Proses penebusan obat menjadi lebih efektif dan efisien," jelasnya. 

Selain itu, lanjut dia, Alodokter juga menjaga dengan baik kerahasiaan data pasien dengan mengantongi sertifikasi ISO27001. 

"Apabila ada hal lebih jauh lagi mengenai obat-obatan serta efek samping yang ingin ditanyakan pasien, bisa langsung chat dokter yang terhubung juga dengan apoteker di dalam aplikasi Alodokter," imbuhnya. 

Sekadar informasi, Alodokter adalah platform kesehatan digital dengan lebih dari 30 juta pengguna aktif setiap bulannya, serta lebih dari 64 ribu dokter yang bergabung. 

Sejak tahun 2014, Alodokter telah unggul dalam menyediakan informasi kesehatan yang akurat, mudah dipahami, dan dapat diakses oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja dengan menyediakan lima fitur utama yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia untuk membuat keputusan terbaik terkait kesehatan, baik secara pribadi maupun keluarga. 

Di antaranya, chat bersama dokter, buat janji konsultasi dengan dokter dan/atau mencari rumah sakit pilihan, artikel kesehatan terlengkap dalam bahasa Indonesia, perlindungan kesehatan tambahan dengan Proteksi Alodokter. 




KOMENTAR | Validnews.id

KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER | Validnews.id

TERPOPULER

Sentuhan Yayan Ruhian di Balik Aksi Laga “Ben & Jody”

KPK Sebut NFT Berpotensi Jadi Tempat Cuci Uang

PLN Jamin Ketersediaan Pasokan Batu Bara PLTU Pada Februari 2022

Kisah Berdirinya Starbucks

YouTube Mulai Tertarik Kembangkan NFT

3 Provinsi Catat Kasus Baru Covid-19 di Atas Seribu Orang

PUPR: Kualitas Infrastruktur Bergantung Pada Kompetensi Insinyur

Minyak Rosemary Untuk Atasi Kerontokan