Selamat

Rabu, 1 Februari 2023

EKONOMI

02 Oktober 2021

14:16 WIB

Langkah Miliki Keuangan Matang

Hal yang pertama adalah melakukan financial check up.

Penulis: Rheza Alfian,

Editor: Fin Harini

Langkah Miliki Keuangan Matang
Ilustrasi investasi. Shutterstock/dok

JAKARTA – Manajemen risiko dan pengaturan arus kas menjadi hal yang penting untuk memiliki keuangan yang sehat di masa depan. Oleh karena itu, dibutuhkan persiapan dan langkah-langkah yang matang untuk mempersiapkan keuangan yang sehat.

Perencanaan Keuangan Melvin Mumpuni mengatakan, yang harus dilakukan pertama kali adalah melakukan financial checkup. Dengan melakukan pencatatan, seseorang disebut dapat memahami kondisi keuangannya sehat atau tidak.

"Dengan melakukan pencatatan pengeluaran dan pemasukan misalnya, seseorang dapat memahami kondisi keuangannya sehat atau tidak. Kemudian bisa mengetahui langkah perencanaan keuangan seperti apa yang harus dibuat," katanya dalam keterangan resmi, Jakarta, Sabtu (2/10).

CEO Finansialku.com tersebut menjelaskan, membuat persiapan keuangan harus dilengkapi dengan fokus membuat keuangan sehat terlebih dahulu.

Pengaturan arus kas yang seimbang dan memahami kebutuhan dinilai dapat membantu untuk mencapai tujuan keuangan yang diinginkan.

Lebih lanjut, dana darurat dan asuransi adalah dua hal penting selanjutnya yang juga harus dipersiapkan karena berbagai risiko yang ada harus siap untuk dihadapi. Contohnya seperti terjadinya pagebluk seperti saat ini.

"Setelah menganalisa keuangan ini, maka kita harus fokus dalam mencapai tujuan sesuai rencana," ujar Melvin.

Ia juga mengatakan, dalam melakukan adaptasi kebiasaan baru setelah terjadinya pandemi, sebaiknya seseorang tidak hanya mengandalkan satu sumber pemasukan saja. Akan tetapi, juga mencari peluang lain untuk mendapatkan penghasilan baru.

Lebih jauh, Melvin menambahkan, dana darurat yang dibutuhkan masing-masing orang pun berbeda tergantung pada statusnya.

Misalnya, kalau belum menikah membutuhkan tiga kali pengeluaran. Lain hal kalau sudah menikah, membutuhkan enam kali pengeluaran.

 Sementara, kalau sudah menikah dan memiliki anak, membutuhkan dua belas kali pengeluaran.

"Setelah itu, utang konsumtif sebaiknya dilunasi, memiliki asuransi jiwa dan kesehatan yang mencakup perlindungan terhadap penyakit kritis menjadi hal yang cukup krusial untuk melengkapi tingkatan yang disebut keamanan keuangan," ucapnya.


KOMENTAR

Silahkan login untuk memberikan komentar Login atau Daftar





TERPOPULER