Kemenkop Siapkan Brebes Jadi Factory Sharing Pengembangan UMKM | Validnews.id

Selamat

Sabtu, 27 November 2021

10 Mei 2021|08:05 WIB

Kemenkop Siapkan Brebes Jadi Factory Sharing Pengembangan UMKM

Rumah produksi bersama jadi solusi atas anjloknya harga bawang merah ketika panen raya

Penulis: Yoseph Krishna,

Editor: Fin Harini

Kemenkop Siapkan Brebes Jadi <i>Factory Sharing</i> Pengembangan UMKMIlustrasi. Petani memanen bawang merah hasil kerja sama dengan BI di Desa Kotarindau, Sigi, Sulawesi Tengah, Sabtu (15/8/2020). ANTARAFOTO/Dok

JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM membidik Kabupaten Brebes sebagai daerah percontohan untuk program rumah produksi bersama atau factory sharing bagi pengembangan produk UMKM pada tahun 2021 ini.

Sesuai potensi kawasan itu, factory sharing di Kabupaten Brebes nantinya akan difokuskan bagi klaster produk olahan bawang merah. Hal ini beriringan dengan solusi pemerintah dalam mengatasi anjloknya harga bawang merah ketika panen raya.

"Untuk sementara, Brebes kita fokuskan kepada produk olahan bawang merah, sehingga nantinya bisa membantu menstabilkan harga bawang merah saat panen raya," ungkap Sekretaris Menteri Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim dalam siaran pers di Jakarta, Minggu (9/5).

Menurut Arif, rumah produksi bersama tersebut merupakan metode agar pelaku usaha, khususnya UMKM bisa memenuhi skala ekonomi. Seperti di Brebes yang notabene menjadi 'sarang' petani bawang merah serta berstatus kawasan sentra penghasil komoditas itu.

Jika para petani bawang merah tersebut mengolah hasil pertaniannya masing-masing, maka Arif meyakini hal itu tidak akan memenuhi skala ekonomi akibat biaya yang melambung tinggi sehingga perlu dikelompokkan dalam sebuah wadah, salah satunya koperasi.

Nantinya, wadah itu akan memiliki peralatan produksi untuk mengolah hasil panen bawang merah sehingga harga jual yang anjlok bisa teratasi karena komoditas itu telah menjadi produk olahan dengan nilai yang lebih tinggi.

"Ini akan efektif karena nantinya bisa mengatasi anjloknya harga bawang merah ketika panen raya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat, rumah produksi bersama bisa segera terwujud di Brebes," tegas Arif.

Namun demikian, Arif tak menutup kemungkinan rumah produksi bersama di Kabupaten Brebes di masa mendatang akan berkembang ke produk-produk lainnya.

"Memang perlu solusi agar harga bawang merah bisa tetap stabil, ini yang menjadi alasan kita fokus di bawang merah. Namun ke depan, akan dikembangkan ke produk olahan lain," kata dia.

Rencana untuk mendirikan factory sharing di Brebes itu mendapat sambutan baik dari pemda setempat. Bupati Brebes, Idza Priyanti pun berharap agar rencana tersebut bisa segera terealisasi.

"Tentu kami akan merespon positif dan sangat berharap agar rumah produksi bersama ini bisa ditindaklanjuti dan direalisasikan," sebut Idza.

Sambil berupaya merealisasikannya, Idza pun meminta dukungan dan pembinaan dari pemerintah pusat melalui Kemenkop UKM agar produk UMKM di Kabupaten Brebes tidak hanya berkembang di tingkat nasional, tetapi juga bisa go global.

"Karena selain bawang merah, kami memiliki banyak potensi UMKM yang butuh pengembangan sehingga dukungan dan pembinaan saya rasa perlu bagi para pelaku UMKM," tandasnya.

Login atau Register untuk komentar.

ARTIKEL LAINNYA